Warga Bali Dilarang Beraktivitas Diatas Pukul 23.00 WITA, Sanksi Tegas Menanti Sesuai Pergub 46/2020

  • Bagikan
Warga Bali Dilarang Beraktivitas Diatas Pukul 23.00 WITA, Sanksi Tegas Menanti Sesuai Pergub 46/2020
Tim Yustisi Kota Denpasar sidak prokes secara berkala di seluruh wilayah Kota Denpasar, Senin (28/12/2020).
KEMBARA.ID, DENPASAR-Pemerintah Provinsi Bali kembali mengeluarkan aturan tegas pada Rabu (30/12/2020), jelang perayaan Tahun Baru 2021.

Penegasan Gubernur Bali I Wayan Koster itu termuat dalam surat Surat bernomor 880/Satgas Covid-19 /XII /2020 dengan perihal pengendalian aktivitas masyarakat.

Pemprov Bali membatasi aktivitas warga di Bali hanya sampai pukul 23.00 WITA (Jam 11 malam), Petugas pemerintah, TNI/Polri akan melakukan sidak penegakan aturan tersebut.

Surat penting ini berisi tentang pengurangan risiko lonjakan kasus Covid-19 pada liburan Nataru 2021 di Bali.

Tiga poin penting dalam surat ini yakni, pertama, mohon Bupati/Walikota se Bali untuk melakukan pengendalian aktivitas masyarakat melalui pembatasan jam malam maksimal pukul 23.00 WITA.

Baca juga:

Polisi Ungkap Sosok Teman Mesum Gisel di Hotel Medan

Akhirnya, Gading Marten Ungkap Penyebab Cerai dengan Gisel Anastasia

Kedua, pembatasan jam malam pada poin satu berlaku mulai 30 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021.

Ketiga, mohon kepada Pangdam IX Udayana dan Kapolda Bali untuk membantu pemerintah Bali dalam pengawasan dan penindakan terhadap jam malam dimaksud.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Bali I Made Rentin saat dikonfirmasi membenarkan surat yang ditandatangani Gubernur Koster ini.

Ia juga menyatakan, bagi warga, restoran dan tempat hiburan yang melanggar akan dikenai sanksi seperti yang termuat dalam Pergub Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

“Mulai berlaku hari ini (Rabu 30/12/2020). (Sanksi) kembali ke Pergub 46/2020,” tegas Made Rentin. (*)

  • Bagikan