Wakil Bupati Badung Monitoring 14 Posko Satgas Covid-19 di Benoa

  • Bagikan
Wakil Bupati Badung Monitoring 14 Posko Satgas Covid-19 di Benoa
Wabup Suiasa disaat mengunjungi 14 Posko Satgas Covid di wilayah Kelurahan Benoa Kecamatan Kuta Selatan, Senin (6/7/2020) malam. foto Humas Badung
KEMBARA.ID,BADUNG-Sebagai wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Badung kepada satgas, relawan serta tokoh masyarakat  yang sudah bekerja maksimal membantu pemerintah dalam memberikan edukasi, himbauan kepada masyarakat guna menekan penyebaran Covid-19, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melakukan monitoring Posko Satgas Covid-19 di Kelurahan Benoa.

“Kehadiran kami bukan untuk sidak atau inspeksi tetapi merupakan bentuk apresiasi dan terima kasih kepada satgas relawan dan masyarakat yang begitu disiplin menjaga wilayahnya dan tidak henti-hentinya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap taat dan bersabar mengikuti himbauan pemerintah,” ujar Wabup Suiasa disaat mengunjungi 14 Posko Satgas Covid di wilayah Kelurahan Benoa Kecamatan Kuta Selatan, Senin (6/7/2020) malam.

Baca juga:

Bupati Giri Prasta Serahkan Bantuan Stimulus Bagi UMKM Objek Wisata

Penduduk Denpasar 962.000 Jiwa, Sudah Swab Test 3.559 Orang dan Rapid Test 13.634 Orang

Tambahan 2 Meninggal dan 60 Sembuh di Bali, Berikut Update Covid-19 Bali 7 Juli 2020

ANEH: Ibu Muda Bekap Bayinya Hingga Tewas, Alasannya Takut Sama Suami yang Sedang Merantau di Bali

Miris, Gadis Belia 12 Tahun Dinikahi Pria 44 Tahun, Alasan Keluarga Bikin Melongo

Turut mendampingi Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha, Lurah Benoa I Wayan Karang Subawa, Ketua LPM dan Kaling Kelurahan Benoa

Wabup Suiasa mengatakan saat ini pemerintah dan masyarakat diibaratkan ada dipersimpangan jalan, antara kesehatan dan ekonomi. Jika dominan ke kesehatan, ekonomi akan terabaikan begitupula sebaliknya.

“Kita harus mengambil sikap yang bijaksana pada diri sendiri dan kami juga pemerintah bisa lebih dinamis membuat kebijakan-kebijakan sehingga kita bisa menjaga masyarakat dari segi kesehatan bisa dilakukan tetapi juga dari segi ekonomi juga tidak terpuruk sekali, kita masih berikan ruang kepada masyarakat untuk beraktivitas,” ujar Wabup.

Wabup mengatakan yang sangat mengkhawatirkan dari virus corona ini adalah penyebarannya yang sangat cepat dan apabila banyak yang terpapar sehingga tenaga medis kewalahan. Wabup tidak ingin menjadi seperti Negara Brasil atau Italia yang sudah membedakan umur pasien untuk mendapatkan perawatan karena sudah tidak terkendali penyebaran kasusnya dan rumah sakit sudah penuh.

  • Bagikan