Update Covid-19 Denpasar 14 Oktober, Dua Pasien Meninggal Dunia

  • Bagikan
Update Covid-19 Denpasar 14 Oktober, Dua Pasien Meninggal Dunia
Ilustrasi evakuasi jenasah pasien covid-19 di Denpasar. FOTO ist.
KEMBARA.ID, DENPASAR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar kembali mencatat adanya pasien meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Pada Rabu (14/10) sebanyak 2 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, di hari yang sama penambahan kasus sembuh dan kasus positif Covid-19 tercatat sama yakni 30 orang sembuh dan 30 orang positif.

Persebaran kasus positif baru, diketahui berada di wilayah 15 desa/kelurahan.

“Kabar duka, 2 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia, kasus positif bertambah sebanyak 30 orang dan kasus sembuh bertambah sebanyak 30 orang, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini Rabu (14/10).

Dewa Rai merinci bahwa 15 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Dauh Puri Kelod yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan 6 kasus positif baru.

Disusul Desa Pemecutan Kelod yang mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 5 orang.

Kelurahan Pedungan, Desa Padangsambian Kelod, Desa Dauh Puri Kangin, Desa Dangin Puri Kauh, Desa Sunerta Kauh, dan Kelurahan Panjer mencatatkan penambahan kasus positif sebanyak 2 orang.

Sementara itu 7 desa/kelurahan mencatatkan penambahan masing-masing sebanyak 1 orang. Sedangkan, sebanyak 28 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Terkait pasien meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan bahwa pasien pertama diketahui seorang laki-laki usia 63 tahun yang berdomisili di Kelurahan Tonja, pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 29 September 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 13 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid Sakit Jantung.

Pasien kedua diketahui seorang laki-laki usia 62 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan, pasien dinyatakan positif Covid-19 pada 28 September 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 7 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid Hipertensi, Ginjal, Jantung dan Diabetes Militus.

  • Bagikan