Update Covid-19 Bali 16 November 2020: Total Meninggal Dunia 405 Orang

  • Bagikan
Update Covid-19 Bali 16 November 2020: Total Meninggal Dunia 405 Orang
Data perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali.
KEMBARA.ID, DENPASAR-Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini, Senin (16/11) mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 68 orang melalui transmisi lokal.

Sementara itu, pasien sembuh sebanyak 31 orang, dan tambahan satu orang meninggal dunia.

Berdasarkan data yang diterima dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, jumlah kasus secara kumulatif, terkonfirmasi Positif 12.759 orang, sembuh 11.702 orang (91,72%), dan meninggal dunia 405 orang (3,17%).

Kasus aktif per hari ini Senin (16/11), menjadi 652 orang (5,11%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Gugus Tugas juga menyampaikan besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali berpesan, tetaplah waspada dan patuh jalankan protokol kesehatan dimanapun kita berada. COVID-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan.(*)

  • Bagikan