Update Corona di Bali: Pasien Positif Covid-19 Terbanyak dari Bangli, Buleleng, Karangasem dan Denpasar

  • Bagikan
Update Corona di Bali: Pasien Positif Covid-19 Terbanyak dari Bangli, Buleleng, Karangasem dan Denpasar
ilustrasi virus corona (ilustrasi: Istimewa/Freepik.com
KEMBARA.ID, DENPASAR- Gubernur Bali I Wayan Koster, pada sesi jumpa pers laporan perkembangan Covid – 19 di provinsi Bali, Senin (4/5/2020), menyatakan penambahan pasien positif Covid – 19 di Bali banyak terjadi di Bangli, Buleleng, Karangasem dan Denpasar.

“Dari 9 Kabupaten/Kota di Bali, penambahan pasien positif COVID-19 paling banyak terjadi di Kabupaten Bangli, Buleleng, Karangasem, dan Denpasar,” kata Koster.

Untuk itu, Koster meminta kepala daerah berani bertindak tegas sebagai upaya pencegahan penyebaran virus.

” Oleh karena itu, Bupati/Walikota di wilayah tersebut agar berani bertindak tegas untuk memperketat pergerakan masyarakat dan mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Dia mengatakan, sampai saat ini, pencapaian penanganan COVID-19 di Bali sudah baik. Pencapain ini adalah berkat kerja bersama dan gotong-royong antara Gubernur Bali, Kapolda, Pangdam IX Udayana, Bupati/Walikota se-Bali, para tenaga medis, para Bandesa Adat, para Kepala Desa, Satgas Gotong Royong Desa Adat, Relawan Desa, dan berbagai pihak.

” Karena itu, pada kesempatan ini Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi secara nyata tanpa pamerih dalam penanganan COVID-19 di Bali,” ujarnya.

Secara khusus, Koster sangat mengapresiasi dan memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tenaga medis, dokter dan perawat di semua Rumah Sakit Rujukan yang telah bekerja tanpa lelah dengan semangat pengabdian tinggi demi tugas kemanusiaan. Dalam penanganan COVID-19, telah banyak lembaga seperti BUMN, Perusahaan, Kelompok Masyarakat, dan secara perorangan yang telah memberikan bantuan berupa APD, masker, sanitizer, disinfektan, dan berbagai jenis perlengkapan protokol kesehatan COVID-19 serta membantu dengan sembako.

Menurut dia, mereka ini tidak pernah bersuara di media, bahkan tidak mau disebutkan namanya sebagai penyumbang, karena apa yang dilakukan adalah benar-benar atas kesadaran dan tanggung jawab bersama.

“Karena itu Saya juga mengucapkan terima kasih yang tulus atas segala partisipasinya,” katanya. (*)

  • Bagikan