Tiga Pemancing Hilang di Pantai Mimba Karangasem, Nengah Partini: Tak Ada Firasat Awal, Anak Mimpi dapat Ikan Kecil

  • Bagikan
Tiga Pemancing Hilang di Pantai Mimba Karangasem, Nengah Partini: Tak Ada Firasat Awal, Anak Mimpi dapat Ikan Kecil
Proses pencarian tiga pemancing hilang di pantai Mimba Karangasem, Minggu 14 Februari 2021. Foto/ist/NusaBali
KEMBARA.ID, KARANGASEM-Tiga orang pemancing asal Selat dan Bebandem Karangasem Bali hilang di Pantai Mimba, Banjar Mimba, Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Karangasem, Minggu 14 Februari 2021 sekira pukul 00.10 WITA (dini hari).

Mereka hilang saat baru memulai aktivitas memancing.

Saat itu mereka berjalan di tepi pantai bebatuan berkarang dan diduga tiba-tiba di diterpa ombak besar.

Ketiga pemancing yakni I Wayan Abdiana, 30, dan I Kadek Rena, 30, asal Banjar/Desa Duda, Kecamatan Selat dan I Gede Satya, 31, asal Banjar Karanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem.

Proses pencarian masih terus dilakukan oleh Basarnas setempat dan Kapolsek kawasan Palabuhan Padangbai.

Sebelum kejadian naas ini, Ni Nengah Partini, ibu salah satu korban pemancing yang hilang I Wayan Abdiana, mengisahkan tidak merasakan firasat apa-apa.

Biasanya sebelum kejadian musibah seperti ini, ia kerap diberikan tanda lewat firasat.

Namun anak korban atau cucu Partini, sempat bermimpi yang berhubungan dengan memancing.

“Misalnya ada firasat anaknya kecelakaan, maka segera melarang naik motor, kenyataannya mengalami kecelakaan.

Namun kali ini tidak merasakan firasat apa-apa,” kata Nengah Partini dilansir kembara.id dari Nusa Bali.

“Anaknya cerita bermimpi dapat ikan kecil saat memancing sementara teman-temannya dapat ikan besar,” tambahya.

Sementara itu, I Nengah Kawit ayah dari korban hilang I Wayan Abdiana, juga menyampaikan hal serupa bahwa saat hendak pamit memancing, tak ada tanda aneh dari gestur tubuh putranya.

Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Ipda Putu Bayu dan Ponakan Terpental, Istri Syok Lihat Tak Bernyawa

” Sebelum berangkat, anak saya bilang hendak memancing seperti biasa, tidak ada yang aneh saya lihat,” ujar Nengah Kawit.

I Ketut Abdi Antara, kerabat para korban sempat diajak ikut memancing.

Namun dia menolak karena menurut dia masih dalam suasana hari raya.

Sementara itu, pemancing hilang I Wayan Abdiana, meninggalkan dua anak laki-laki. Sebelum hilang saat memancing, dia bekerja sehari-hari sebagai sopir di salah satu hotel di Desa/Kecamatan Sidemen, Karangasem. 

  • Bagikan