Terungkap Empat Orang Tewas di Jimbaran, saat Proses Penyamakan Kulit

  • Bagikan
Terungkap Empat Orang Tewas di Jimbaran, saat Proses Penyamakan Kulit
Petugas mengevakuasi jenasah keracunan gas elpiji di pabrik penyamakan kulit di Perumahan Taman Griya, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (19/12/2020). Foto/Ist
KEMBARA.ID, BADUNG-Empat orang tewas dalam kejadian tragis di Jalan Batur Raya, Perumahan Taman Griya, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (19/12/2020).

Nyawa keempat orang ini tak tertolong karena menghirup gas racun saat sedang bekerja melakukan proses penyamakan kulit.

Musibah ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Gas beracun bocor di lantai dua gedung di Jimbaran, yang saat itu dalam kondisi tertutup.

Gas ini biasanya dipakai untuk penyamakan kulit dari proses kulit mentah menjadi tersamakan.

Untuk diketahui sesuai yang tertulis di wikipedia, penyamakan adalah suatu proses mengubah kulit mentah menjadi kulit tersamak (leather).

Penyamakan kulit biasanya digunakan pada hampir semua jenis ternak antara lain kulit sapi, kerbau, kelinci, domba, ikan pari dan sebagainya.

Dalam kejadian proses penyamakan kulit di Jimbaran, korban meninggal atas nama Rivaldo Simangunson (22), Hardi Humanti Silitoma (22), Jaksa Oriyen Napitupulu (20) dan Boy Don Tambunan.

Dari empat korban tewas ini, satu diantaranya merupakan Ketua Ranting Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Benoa, Badung Bali.

Sosok itu yakni Boy Don Tambunan.

Ia baru saja memimpin ranting partai ini selama setahun.

Hal ini dibenarkan Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto.

“Turut berduka. Semoga keluarga diberi kekuatan.

Tadi di acara kopdar ini juga kami mengadakan doa bersama untuk mendoakan agar almarhum bisa damai disana,” ujar Ketua DPW PSI Bali, I Nengah Yasa Adi Susanto, seperti disadur dari radarbali.jawapos.com, Minggu (20/12/2020).

PSI Bali pun sangat berduka kehilangan sosok ini. Karena almarhum dinilai aktif dalam organisasi partai meskipun belum genap setahun dipercaya memimpin ranting ini.

“Di tempat almarhum, kami pernah membuat kegiatan donor darah saat HUT PSI.

Kontribusinya meskipun baru bergabung sudah sangat banyak terhadap PSI dan rekan-rekan yang lain.

Almarhum juga suka donasi saat kegiatan sosial PSI Badung.

Bagi sembako ke masyarakat,” jelas I Nengah Yasa Adi Susanto.

  • Bagikan