Terduga Teroris Pemboman Gereja Tewaskan 22 Orang Ditembak Mati, Melawan Densus 88 saat Ditangkap di Vila

  • Bagikan
Terduga Teroris Pemboman Gereja Tewaskan 22 Orang Ditembak Mati, Melawan Densus 88 saat Ditangkap di Vila
Ilustrasi Densus 88 tangkap teroris. Foto/ist Berita satu. Com
KEMBARA.ID, MAKASSAR – Detasemen Khusus (Densus) 88 menembak mati dua terduga teroris yang tidak lain memiliki hubungan keluarga sebagai mertua dan menanti.

Keduanya ditembak mati karena melawan anggota Densus 88 saat melakukan penangkapan di Vila Mutiara Cluster Biru Jalan Boulevard, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Penangkapan para terduga teroris dilakukan pada 6 Januari 2021 sekira pukul 06.00 Wita.

Terduga teroris ini merupakan kelompok Anshor Daulah Islamiyah (ADI).

Kedua terduga teroris termasuk dalam jaringan pelaku pemboman gereja di Filipina yang terjadi pada tahun 2019, yang saat itu  menewaskan 22 orang .

Saat itu, Polisi Filipina menyebut pelaku bom bunuh diri merupakan pasangan suami istri berasal dari Sulawesi Selatan, Indonesia.

Seperti dilansir kembara.id dari suarasulsel.id, petugas Densus 88 dan tim Gegana Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terpaksa mengeluarkan tembakan karena terjadi perlawanan oleh kedua terduga teroris saat penangkapan.

Warga sekitar mendengar bunyi tembakan saat Densus melakukan penggerebekan.

Keduanya meninggal dunia di tempat.

Dua orang terduga teroris meninggal dunia karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, memiliki identitas  Rizaldi dan Ajiz yang diketahui menantu Rizaldi.

Setelah kejadian, warga dilarang melintasi tempat kejadian, dan petugas bersenjata lengkap, menjaga situasi dan kondisi di lokasi.

Jenazah kedua tersangka sudah dibawa dengan mobil ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Mappaodang, Makassar.(*)

  • Bagikan