Temuan Bupati Terpilih Sabu Raijua Berstatus WNA, Ini Penjelasan KPU Pusat

  • Bagikan
Temuan Bupati Terpilih Sabu Raijua Berstatus WNA, Ini Penjelasan KPU Pusat
Foto/ist Fb Orient Riwu Kore
KEMBARA.ID, KUPANG-Orient P Riwu Kore ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam Pilkada 2020, Orient P Riwu Kore yang saat itu berpasangan dengan Thobias Uly berhasil memenangkan pertarungan.

Berdasarkan Sirekap KPU, pasangan calon (paslon) nomor urut 02 ini mendapatkan 21.359 suara (48,3%).

Mereka mengalahkan paslon lainnya yakni, paket 01 Nikodemus H Riki Heke-Yohanis Uly Kale yang mendapatkan 13.292 suara (31,1%) dan paslon 03 Takem Irianto Radja Pono-Herman Hegi Radja Haba yang memperoleh 9.569 suara (21,6%).

Namun menjelang pelantikan pada pertengahan Februari 2021, Bawaslu menemukan dokumen bahwa bupati terpilih Sabu Raijua itu merupakan warga negara asing (WNA) Amerika Serikat (AS).

“Jadi itu kepada Orient P Riwu Kore itu adalah benar warga negara Amerika Serikat,” kata Ketua Bawaslu Sabu Raijua Yudi Tagi Huma seperti dilansir media ini dari detikcom, Selasa (2/2/2021).

Bawaslu Sabu Raijua mendapatkan data dan dokumen kewarganegaraan bupati terpilih ini dari Kedubes Amerika.

Bawaslu Sabu Raijua pun langsung menindaklanjuti temuan ini, melalui surat yang dikirim ke Bawaslu dan KPU ditingkat provinsi dan pusat.

“Hasilnya bagaimana, secara hierarki berjenjang, mudah-mudahan dalam satu-dua hari tindak lanjut seperti apa toh,” ujarnya.

Sementara itu, dilansir dari Kompastv. com KPU Pusat masih menunggu laporan resmi dari KPU NTT.

Menurut Plt Ketua Ilham Saputra, KPU NTT baru mengirimkan laporan sementara tarkait temuan tersebut.

” Saat penerimaan Dokumen Calon, KPU Sabu mendapat rekomendasi Bawaslu yang mempertanyakan keabsahan e-KTP calon atas nama Orient P Riwu Kore,” jelas Ilham Saputra.

Atas laporan tersebut, KPU Sabu Raijua telah menindaklanjuti ke pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kota Kupang.

KPU melakukan klarifikasi ke instansi yang menerbitkan KTP yang bersangkutan.

“Hasil tertuang dalam Klarifikasi bersama menyatakan yang bersangkutan adalah benar WNI, alamat sesuai KTP,” katanya.

Ilham mengatakan langkah KPU Sabu Raijua melakukan klarifikasi ke instansi terkait sudah tepat.

  • Bagikan