Teman Pria Nekat Pegang Organ Intim Gadis 20 Tahun, Berawal di Ruang Tamu

  • Bagikan
Teman Pria Nekat Pegang Organ Intim Gadis 20 Tahun, Berawal di Ruang Tamu
Ilustrasi bunuh pacar sendiri (Istimewa)
KEMBARA.ID – RA (20) terpaksa harus diamankan pihak Kepolisian dari Polsek Sukamaju, Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan.

RA diamankan lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap serang wanita berusia 20 tahun berinisial HA.

Dilansir dari Tribuntimur.com, Iptu Abdul Latif selaku Kasubag Humas Polres Luwu Utara mengatakan RA beralamat di Desa Sukamaju, Lorong 1 Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara.

Menurut Iptu Latif, dugaan pelecehan seksual tersebut terjadi di Desa Tolangi, Kecamatan Sukamaju, Luwu Utara tepatnya di rumah korban.

Iptu Latif dalam keterangannya kepada awak media membeberkan kronolgi dugaan pelecehan seksual tersebut.

Ia mengatakan, aksi tersebut berawal dari pelaku mendatangi rumah korban.

“Pelaku datang bertamu di rumah korban dan ditemui oleh korban di ruang tamu,” ujar Latif, Minggu (6/12/2020).

Menurut Latif, saat berada di ruang tamu bersama korban, pelaku menyentuh organ intim korban serta melakukan perbuatan yang tidak senonoh.

“Setelah duduk bersama korban di ruang tamu, maka pelaku memegang daerah terlarang korban dan melakukan hal yang tak senonoh,” lanjutnya.

Korban disebut melakukan percobaan bunuh diri dengan cara minum racun, korban merasa trauma atas kejadian itu hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit Hikmah Sukamaju

Latif melanjutkan, pelaku langsung diamuk keluarga korban.

Keluarga korban menjemput pelaku di tempat kerjanya di Lorong 2, Desa Sukamaju, lalu membawanya ke Desa Tolangi.

“Keluarga korban menghakimi pelaku dengan cara dipukuli,” katanya Iptu Latif

Latif menyebutkan pihaknya baru mengetahui adanya kejadian tersebut atas laporan salah satu warga.

“Salah seorang warga Desa Tolangi melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek Sukamaju Ipda Aswar,” lanjut Latif.

Petugas kepolisian dari Polsek Sukamaju lantas menuju ke lokasi kejadian kemudian mengamankan pelaku ke Mapolsek Sukamaju.

Keluarga koraban berjumlah sekitar 50 orang yang tidak puas dengan tindakan Polisi kemudian mendatangi Polsek Sukamaju sambil berteriak.

Keluarga korban langsung membubarkan diri setelah anggota Polsek yang bertugas bersama anggota BKO Brimob keluar.

  • Bagikan