Tak Pakai Masker, Made Yasa Dipukul di Dada dan Kaki, Pelaku: Kalau Nenek Kena Corona Siapa Tanggung Jawab

  • Bagikan
Tak Pakai Masker, Made Yasa Dipukul di Dada dan Kaki, Pelaku: Kalau Nenek Kena Corona Siapa Tanggung Jawab
Ilustrasi penganiayaan. Foto/inews
KEMBARA.ID,BANGLI-Made Yasa, 41, warga asal Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar menjadi korban penganiayaan.

Dia harus menerima pukulan di bagian dada dan kakinya diinjak oleh pelaku Nengah Adi Swadana, 35, warga Dusun Bangkrut, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli.

Pelaku pun harus mengusir dan mendorong Made Yasa dari rumah neneknya.

VIDEO: Detik-detik Pelaku Pembunuhan Kadek Sutarjana Ditangkap, Dikelilingi Polisi di Depan Kamar
Korban langsung melapor tindakan pelaku ke Polsek Kota Bangli, kemudian pelaku sudah dimintai keterangan.

Awalnya, pelaku bertindak seperti itu karena dirinya khawatir jika neneknya di rumah terinfeksi virus Covid-19 saat menerima kedatangan Made Yasa yang ingin membeli uang kepeng kuno.

Gede Arya Sandi Ditembak Polisi, Si Licin dari Jeruji Besi

Remaja 17 Tahun Tewas Dianiaya, Pelaku Tak Suka Kekasihnya Kerap Diganggu Sang Mantan

Berita Terkini Bali: Kabar Duka dari Walikota Denpasar Rai Mantra, Selamat Jalan Icha Wulandari

Karena saat korban datang ke rumah nenek pelaku, dugaan sementara korban terlihat tidak mengenakan masker.

“Mengapa kamu tidak pake masker di rumah nenek saya, nanti kalau nenek saya kena corona (Covid-19) siapa yang bertanggung jawab,” ungkap Kapolsek Kota Bangli, Kompol Made Suryawan yang mengutip pembicaraan pelaku seperti dilansir kembara.id dari Nusa Bali, Selasa 9 Februari 2021.

Menurut Kompol I Made Adi Suyawaan, keseharian korban Made Yasa, 41, membeli uang kepeng kuno di rumah warga.

Kejadian berawal pada Jumat  (5/2) sekira pukul 18.00 wita.

Made Meita Teriak Histeris, Temukan Sang Ayah Ketut Yuliana Gantung Diri di Pohon Mangga

Made Yasa hendak membeli uang kepeng di rumah salah satu warga di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi. 

Setibanya di rumah nenek Nengah Adi Swadana, 35, saat itu korban tengah menghitung dan mengecek uang kepeng yang ingin dibeli.

Namun tiba – tiba pelaku datang yang saat itu kabarnya dalam kondisi mabuk, membentak korban karena tidak terima melihat korban tidak menggunakan masker di rumah neneknya.

  • Bagikan