Sperma Bisa Tularkan Virus Corona, Ini Penjelasan Para Ahli

  • Bagikan
Sperma Bisa Tularkan Virus Corona, Ini Penjelasan Para Ahli
Ilustrasi sperma.(Shutterstock)
KEMBARA.ID– Pandemi covid-19 yang melanda dunia saat benar-benar melumpuhkan segala sendi kehidupan mansuia.

Banyak sektor yang terpaksa lumpuh total akibat virus yang pertama kali diketahui berasal dari Wuhan China ini.

Di tanah air sejumlah sektor pariwisata hampir mati suri.

Kebijakan lockdown beberapa negara di dunia yang menjadi penyumbang wisatawan terbesar untuk Indonesia menyebabkan sejumlah objek wisata sepi pengunjung.

Baca juga: Miris, Keluarga ABK Indonesia yang Tewas di Kapal China: Kami Dibohongi, Pengalaman Pahit Terungkap Setahun Kemudian

Baca juga: Mami Lisa Asal Sidoarjo Kendalikan 600 PSK Mulai Karyawan, SPG, hingga Mahasiswi

Penyebaran yang sangat cepat covid-19 ini menyebabkan sejumlah negara mengeluarkan kebijakan bagi warganya untuk tetap di rumah.

Hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran, karena covid-19 ini diketahui dapat menyebar dan menular salah satunya melalui cairan bersin (droplet).

Baru-baru ini di China para peneliti menemukan ada ada virus corona baru di dalam sperma beberapa pria yang terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Miris, Pemesan PSK Datang ke Hotel Pakai Mobil Dinas, Berawal di Facebook

Baca juga: Video Pemobil Diikat dan Dihajar Massa di Kediri Viral, Berawal dari Tabrak Lari Lalu Diteriaki Begal

Dilansir TribunHelath.com dari Reuters, dari sekian banyak pria yang terinfeksi covid-19, hanya 16 persen dari mereka yang memiliki virus corona baru di dalam sperma atau dinyatakan positif SARS-CoV-2 di dalam sperma mereka.

Dengan demikian, menurut para peneliti, kecil kemungkinan penyakit Covid-19 dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

Para peneliti menyebut, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah Covid-19 dapat ditularkan melalui hubungan seksual atau tidak.

“Diperlukan penelitian lebih lanjut berkenaan dengan informasi terperinci tentang pelepasan virus, waktu bertahan hidup, dan konsentrasi dalam air mani,” tulis tim peneliti tersebut dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open seperti yang dikutip Reuters.

Meskipun hasil penelitian tersebut ditemukan hanya sedikit pria yang terinfeksi Covid-19 dalam spermanya namun Allan Pacey, seorang profesor andrologi di Universitas Sheffield di Inggris memiliki pendapat lain.

  • Bagikan