Setelah Kapolda Putu Jayan Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pelaku Tajen di Wantilan Pura Dalem Ditangkap

  • Bagikan
Setelah Kapolda Putu Jayan Tegaskan Tak Ada Toleransi, Pelaku Tajen di Wantilan Pura Dalem Ditangkap
KEMBARA.ID- Komitmen Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra untuk memberantas tajen (sabung ayam) di Pulau Dewata tak sekedar isapan jempol belaka.

“Jangan karena alasan budaya terus dibiarkan dan terjadi permasalahan baru,” tegas Putu Jayan.

Dua hari setelah memberikan statement pada awak media, Polres Klungkung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku tajen di Wantilan Pura Dalem, Desa Gerakan, Banjarangkan, Klungkung.

Penggerebekan itu masuk dalam rangkaian Operasi Cipta Kondisi Polres Klungkung.

Dari penggerebekan itu, Polisi mengamankan DA, penyelenggara judi tajen.

DA telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan ada warga Getakan, Banjarangkan. Dan DA sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan sejumlah BB,” kata Kapolres Klungkung, AKBP Bima Aria Viyasa dikutip dari Radar Bali.

Sementara barang bukti yang diamankan yaitu, uang Rp 150 ribu, 1 kandang ayam, 2 pisau taji, dan 1 kentongan terbuat dari bambu.

Sebelumnya, Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menegaskan, dirinya tidak akan memberikan toleransi terkait kegiatan yang berpotensi menyebabkan terjadinya kerumunan.

Bahkan, kegiatan terkait budaya sekalipun.

Jenderal bintang dua itu mengaku telah menginstruksikan anggotanya untuk tidak mengeluarkan izin keramaian.

Langkah tegas itu, kata Putu Jayan untuk memutuskan rantai penyebaran covid-19 di wilayah Bali.

“Saya sudah instruksikan seluruh jajaran untuk membubarkan setiap keramaian yang membuat kerumunan walaupun dengan alasan budaya,” tegas Putu Jayan disela-sela kunjungannya di Kantor Bawaslu Bali beberapa waktu lalu.(*)

  • Bagikan