Sempat Lepas Infus Sendiri dan Paksa Pulang, Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Meninggal Dunia

  • Bagikan
Sempat Lepas Infus Sendiri dan Paksa Pulang, Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Meninggal Dunia
Ilustrasi infus. (net)
KEMBARA.ID, DENPASAR- Kasus kematian karena covid-19 di Denpasar, Bali bertambah pada Rabu (10/6/2020), setelah satu pasien meninggal dunia Selasa (8/6/2020) kemarin.

Pasien positif covid-19 itu berasal dari Desa Kesiman Petilan, Denpasar.

Selain tertular covid-19, pasien tersebut diketahui memiliki riwayat sakit kencing manis.

Pasien tersebut sebelumnya dirujuk dari Puskesmas Denpasar Timur I ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Wangaya karena mengeluh sesak dan batuk tidak berdahak.

Baca juga:

Tertinggi, Hari Ini Tambah 32 Kasus Positif Covid-19 di Bali, Total 640 Kasus

18 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Malam Kumbasari Ditutup Total

Istri Kapten Kadek Ceritakan Kejadian pada Malam Sebelum Kejadian Jatuhnya Helikopter MI-17

Mengetahui gejala tersebut, tim medis yang ada di IGD melakukan screening dengan melakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Dikarenakan reaktif, tanggal 4 Juni 2020 dilakukan test swab.

“Tanggal 5 Juni 2020 kami test swab lagi, barulah tanggal 8 Juni 2020 kemarin hasil swabnya keluar dan ternyata hasilnya positif,” ungkap Dirut RSUD Wangaya, dr Dewa Putu Alit Parwit, Rabu (10/6/2020).

Baca juga:

2 PMI di Karangasem Positif Covid-19, Berikut Update Jumlah Kasus Positif Hari ini di Bali

Bocah Alfian Eka Tewas, Kepala Membentur Pondasi Saluran Air, Sempat Terdengar Suara Tangisan

26 Sopir Lolos di Pelabuhan Gilimanuk Tanpa Rapid Test, Diamankan Satgas Denpasar dan Badung

Dilansir dari Tribun Bali, sebelum meninggal, pasien laki-laki umur 37 tahun itu sempat meminta untuk pulang paksa.

Bahkan, pasien mengamuk dan mencabut infus

Kejadian itu terjadi pada Selasa dini hari.

Setelah dilakukan pendekatan akhirnya pasien tersebut bisa mengerti dan mau di rawat di ruang isolasi RSUD Wangaya.

Setelah dirawat, hingga pukul 09.00 Wita akhirnya pasien tersebut meninggal dengan status positif Covid-19.

Sementara itu, istrinya sudah dilakukan swab test, dan masih isolasi mandiri di rumahnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dihubungi, Rabu (10/6/2020) mengatakan memang dari informasi pihak RSUD Wangaya, membenarkan adanya kasus positif meninggal.

  • Bagikan