Sembilan Napi Positif dan 29 Reaktif di Lapas Singaraja, Kalapas Bingung Awal Covid-19 Masuk

  • Bagikan
Sembilan Napi Positif dan 29 Reaktif di Lapas Singaraja, Kalapas Bingung Awal Covid-19 Masuk
Lapas Singaraja. Foto/DLH Buleleng
KEMBARA.ID, BULELENG- Sembilan orang warga binaan Lapas Singaraja dinyatakan terkonfirmi positif Covid-19 sesuai data Rabu 10 Februari 2021.

Sementara dari hasil tracing melalui rapit tes antigen di dalam lapas, terdeteksi sebanyak 29 warga binaan lapas dan satu petugas yang reaktif.

Mereka selanjutnya menjalani tes swab pada Rabu 10 Februari 2021, dan baru diketahui hasilnya hari ini Kamis 11 Februari 2021.

Tracing dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng dengan melakukan rapid test antigen terhadap 219 orang yang ada di Lapas Singaraja.

Terdiri dari 158 orang warga binaan, dan 61 orang pegawai lapas ditest.

Guru Olahraga Sebar Video Syur Bareng Siswi SMA, Cemburu Korban Pacaran dengan Sebaya

Hasilnya, ada 29 orang warga binaan dan seorang pegawai yang dinyatakan reaktif.

Lapas Buleleng dikhawatirkan akan menjadi klaster Covid-19 di Kabupaten paling utara Bali ini.

Ayu dan Pasangan Terlarang Habisi Nyawa Bayi Sembilan Bulan, Takut Ketahuan karena Wajah Mirip Selingkuhan

Sementara itu, seperti dilansir kembara.id dari Radarbali.jawapos.com, Kalapas Singaraja, Mut Zaini mengaku bingung awal mula virus asal Wuhan China ini masuk ke lapas.

Menurut dia, pembatasan segala kegiatan para napi dan pembesuk telah dilakukan bahkan tidak diberlakukan.

“Dari mana asal muasal covid-19 bisa masuk lapas.

Video Kronologi Komang Dana Selamat dari Mobil Terbakar, Tabrakan Beruntun di Jalur Utama Singaraja-Seririt

Sebab hingga kini lapas masih melakukan pembatasan aktivitas,” katanya.

Sementara itu, jam besuk pengunjung juga tidak diberlakukan lagi selama pandemi Covid-19. Pelatihan keterampilan para napi juga ditiadakan.

” Kegiatan pelatihan dan keterampilan hanya dilakukan di internal lapas, ” ujarnya.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Gede Suyasa, menyampaikan tercatat seorang warga binaan Lapas Singaraja meninggal dunia pada Minggu 7 Februari 2021.

Napi ini meninggal karena memiliki penyakit bawaan yang identik dengan gejala Covid-19.

Sebelum Jatuh, Hidung Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Naik ke Langit Sebelum Menukik ke Laut

  • Bagikan