Sebelum Dihabisi Pakai Pisau Cutter, Pelaku dan Korban Pernah Berhubungan Sesama Jenis

  • Bagikan
Sebelum Dihabisi Pakai Pisau Cutter, Pelaku dan Korban Pernah Berhubungan Sesama Jenis
Penangkapan kedua pelaku pembunuhan oleh Jajaran Satreskirin Polres Lombok Tengah pada Rabu 3 Februari 2021. Foto/ist Beritasatu
KEMBARA.ID, LOMBOK– Pembunuhan sadis terhadap Awan Hamzah pria yang keseharian sebagai sales rokok, di dalam rumahnya Dusun Batu Lumbung, Batukliang, Lombok, NTB dilakukan oleh dua remaja berinisial EBS  (20) dan PAS (16).

Kedua remaja ini nekat menghabisi nyawa Awan Hamzah, diduga hanya karena ingin menguasai harta bendanya.

Mereka membunuh menggunakan pisau cutter (pemotong).

Kejadian ini terjadi pada  Selasa 2 Februari 2021 sekitar pukul 23.30 Wita.

Pria Pakai Cadar dan Gamis Tinggal di Kos Wanita, Warga Curiga, Ternyata Ini Incaranya

Sebelum kejadian, salah satu pelaku berinisial PAS (16) pernah berhubungan sesama Jenis dengan korban.

Pelaku lainnya EBS sempat diajak berhubungan sesama jenis juga namun dirinya menolak.

Tawaran itu sempat dilontarkan Awan Hamzah ketika ketiganya tengah pesta miras sebelum hari hari pembunuhan.

Kedua pelaku juga telah mengetahui jika korban memiliki kelainan seks alias menyimpang.

“Katanya (korban, red) kalau saya mau, nanti dia mau kasih saya rokok.

Berita Terkini, Satu Keluarga Dibantai di Gang Sebadang Dalam, Tak Terima Diminta Cerai Keluarga

Saya disuruh sodomi tapi saya tidak mau. Kalau saya tidak pernah main tapi teman saya (pelaku lainnya PAS, red) yang pernah main sama dia,” ungkap pelaku EBS (20) dilansir kembara.id dari JPNN.com.

Kedua pelaku juga sempat menguping korban saat berbincang dengan tetangganya.

Mereka melihat korban menyimpan uang dan barang berharganya setelah bertemu tetangganya.

Guru Olahraga Sebar Video Syur Bareng Siswi SMA, Cemburu Korban Pacaran dengan Sebaya

Dari situ timbulah niat membunuh dengan keinginan mengambil barang berharganya.

“Dari sana timbul inisiatif membunuh.

Saya pakai pisau kater yang baru beli ketika pesta. Saya sangat menyesal,” tambah pelaku EBS.

Mereka Mereka berdua membuat rencana pembunuhan.

Tidak dilakukan saat Awan Hamzah berada dengan mereka.

Disaat Awan tidur, kedua pelaku melakukan aksinya.

  • Bagikan