Satu Lagi, Dokter Meninggal Dunia Karena Covid-19

  • Bagikan
Satu Lagi, Dokter Meninggal Dunia Karena Covid-19
Ilustrasi Proses pemakaman pasien meninggal karena corona.(Ilustrasi Istimewa: Antara)
KEMBARA.ID – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia hingga saat ini belum mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Di beberapa negara, penambahan jumlah pasien yang positif ternyata masih terus meningkat dari hari ke hari.

Di seluruh dunia ada sekitar 507.000 nyawa melayang akibat Covid-19.

Baca juga:

Polda Metro Gerebek Lima Tempat di Bali, Terungkap Sindikat Hitam Beromzet Miliaran Rupiah

TERKINI: Mayat Perempuan Ditemukan Dalam Posisi Menggantung di Renon Denpasar

Seketika Nita Terpental Lalu Meninggal di Depan Banjar Suka Duka Samplangan, Ini Kronologi Lengkapnya

Di Indonesia, data per 30 Juni 2020, ada sekitar 2.876 orang dinyatakan meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

Korbannya juga dari berbagai kalangan baik masyarakat biasa, pejabat hingga para medis yang sehari-hari menjalani protokol kesehatan dengan ketat.

Terbaru, ada seorang dokter di Surabaya dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat selama seminggu di rumah sakit.

Ia adalah almarhum dr Arief Basuki. Dokter Arief Basuki disebut merupakan salah satu tenaga medis yang menangani langsung pasien covid-19 di Surabaya.

Ia disebut mengalami gejala Covid-19 pada saat dirawat.

Almarhum dokter Arief merupakan dokter anastesi di Rumah Sakit Haji, Surabaya.

Ia meninggal pada Selasa (30/06/2020) sore sekitar pukul 17.25 WIB di Rumah Sakit dokter Soetomo Surabaya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya Brahmana Askandar membenarkan terkait meninggalnya dr Arief Basuki.

Ia mengatakan dokter Arief mengalami gejala seperti Covid-19 dan dirawat selama seminggu di ruamh sakit.

“Iya, dokter Arief meninggal, dia dokter intensive care, kira-kira dirawat seminggu lebih,” ujar Brahmana Askandar Selasa (30/06/2020) dikutip dari Detik.com

Sejauh ini ada sekitar lima dokter yang meninggal dunia di Surabaya akibat Covid-19.

Melihat fakta ini, Ketua IDI Surabaya Brahmana Askandar berharap kejadian ini merupakan yang terakhir kali.

Baca juga :

Ambulans Menuju Setra Blahbatuh Malam-malam, Bawa Mayat Pasien Covid-19

  • Bagikan