Saat Diborgol, Bagus Ngaku Positif Covid-19, Kasat Narkoba dan Anggota Ketakutan

  • Bagikan
Saat Diborgol, Bagus Ngaku Positif Covid-19, Kasat Narkoba dan Anggota Ketakutan
Saat Diborgol, Bagus Ngaku Positif Covid-19, Kasat Narkoba dan Anggota Ketakutan

KEMBARA.ID- Seorang pasien positif covid-19 diciduk Polisi saat tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Jalan Soewoko No,143 RT. 003 RW. 003 Kel Sidoharjo kec. Lamongan Kab. Lamongan, Rabu (3/2/2021).

Bagus Pranoto (33) ditangkap anggota Reserse Nakorba Polres Lamongan, Jawa Timur karena terlibat jaringan peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Bagus dinyatakan positif covid-19 setelah menjalani swab test.

Bagus diketahui terdaftar sebagai pegawai di Satpol PP Lamongan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lamongan, AKP Akhmad Khusen mengungkapkan, penangkapan Bagus langsung dipimpin olehnya.

Saat itu, 6 anggota langsung menangkap Bagus di dalam kamar tidurnya.

Ketika diborgol, Bagus mengaku jika dirinya positif covid-19.

Sontak, seluruh anggota pun ketakutan mengetahui kondisi Bagus.

“Langsung anggota kita mundur beberapa langkah dan tersangka masih dalam keadaan diborgol, ” ucap Khusen dikutip dari Surya.co.id, Rabu (3/1/2021).

Dia menjelaskan ketika mengaku mengidap covid-19, Bagus langsung menunjukkan surat hasil swab test pada Polisi.

Pihaknya kemudian berkomunikasi agar Bagus dijemput menggunakan ambulans

Ambulans baru tiba di TKP satu jam kemudian.

Sembari menunggu ambulans, seluruh anggota menjaga jarak dengan Bagus sembari siaga penuh untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Penanganan Bagus dilanjutkan oleh tim Dokkes Polres Lamongan.

Sementara itu, seluruh anggota yang terlibat dalam penangkapan tersebut akan menjalani swab test.

Dari hasil penggeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu, 1 buah sekrop dari sedotan, 1 buah bong alat hisap, dan buah HP Oppo F1s warna rose gold

Bagus dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Terancam Dipecat Terkait statusnya sebagai pegawai Satpol PP Lamongan, Bagus terancam dipecat.

Kepala Satpol PP Lamongan, Suprapto, Kamis (4/2/2021) mengatakan, Bagus berstatus sebagai pegawai kontrak.

Terkait sanksi, dia mengaku jika Bagus terbukti bersalah maka yang bersangkutan akan diberhentikan atau mengundurkan diri.

  • Bagikan