Remaja 17 Tahun Tewas Dianiaya, Pelaku Tak Suka Kekasihnya Kerap Diganggu Sang Mantan

  • Bagikan
Remaja 17 Tahun Tewas Dianiaya, Pelaku Tak Suka Kekasihnya Kerap Diganggu Sang Mantan
Ilustrasi mayat.
Remaja 17 Tahun Tewas Dianiaya, Pelaku Tak Suka Kekasihnya Kerap Diganggu Sang Mantan

KEMBARA.ID- Kasus penganiayaan berujung nyawa melayang terjadi di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Motif pembunuhan karena pelaku dan korban yang sama-sama berusia 17 tahun ini menyukai cewek yang sama.

Korban berinisial FKK adalah mantan pacar, sedangkan pelaku NR (17) adalah pacar cewek tersebut saat ini.

Pasien Meninggal Posisi Duduk saat Karantina di Ubud, Ini Kesaksian Istri dan Anak

Berita Terkini Bali: Kabar Duka dari Walikota Denpasar Rai Mantra, Selamat Jalan Icha Wulandari

NR tak terima pacarnya kerap didekati FKK yang ingin meminta balikan pada pacar pelaku.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution mengungkapkan, kasus tersebut berawal dari cinta segitiga.

Korban dan pelaku cekcok lalu janjian untuk bertemu di Kelurahan Belakang Balok.

Update Kabar Duka Walikota Denpasar Rai Mantra: Icha Wulandari Sempat Tuliskan Ini Sebelum Meninggal

Made Meita Teriak Histeris, Temukan Sang Ayah Ketut Yuliana Gantung Diri di Pohon Mangga

Keduanya lalu bertemu pada Sabtu (6/2/2021) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pelaku tiba dahulu kemudian disusul oleh korban.

Ketika korban tiba, pelaku langsung memukul bagian kepala korban menggunakan helm.

Bupati Terpilih Sabu Raijua Terancam Gagal Dilantik, Status WNI Orient Riwu Kore Bakal Dicabut Menkumham

Tak Beri Jatah Sebelum Berpisah, Dewi Yuliani Dianiaya Suaminya

Korban pun terjatuh, lalu pelaku menginjak-injak korban hingga tak berdaya.

Warga yang melihat kejadian itu kemudian melerai keduanya. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit.

Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 18.17 WIB dihari yang sama.

Polisi kemudian mengamankan pelaku dan ditahan di Mapolres Bukittinggi.

“Laporan dari pihak keluarga Korban sudah kita terima, saat ini kasus tersebut sudah di tangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bukittinggi karena pelaku masih di bawah umur,” jelas Chairul dikutip dari kompas.com.

  • Bagikan