Ratusan Pekerja Migran Masuk Bali via Pelabuhan Benoa, Made Indra: Belum Ditemukan yang Positif Virus Corona

  • Bagikan
Ratusan Pekerja Migran Masuk Bali via Pelabuhan Benoa, Made Indra: Belum Ditemukan yang Positif Virus Corona
Kapal Pesiar Spectrum of the Seas. (meyerwerft.de)
KEMBARA.ID- Beberapa hari belakangan ini, terdapat empat kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Benoa, Bali.

Kapal-kapal pesiar tersebut mengangkut ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang dari luar negeri karena adanya pandemi virus corona atau covid-19.

Kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Benoa yaitu, Voyager of the Seas, Azamara Journey, Spectrum of the Seas dan Ovation of the Seas.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali telah melakukan pemeriksaan secara ketat PMI tersebut.

Pemeriksaan yang dilakukan yaitu, rapid test dan pengecekan suhu tubuh.

“Belum ditemukan kasus positif yang masuk lewat pelabuhan (Pelabuhan Benoa, red),” jelas Dewa Made Indra, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang juga Sekda Provinsi Bali dalam rilis resminya.

Made Indra menjabarkan, pihaknya telah menerapkan prosedur penanganan sesuai SOP yang telah ditetapkan.

Jika ditemukan ada PMI yang positif maka, protokol kesehatan segera diterapkan.

Sementara itu, PMI yang hasil pemeriksaannya negatif akan menjalani prosedur karantina selama 14 hari.

Terkait, tempat karantina dan fasilitas penjemputan PMI yang hasil tesnya negatif menjadi kewenangan pemerintah kabupaten dan kota.

Pada hari kedelapan masa karantina, PMI akan diambil sampel lendir menggunakan metode swab.

Apabila, dari hasil sampel lendir positif virus corona, maka PMI bersangkutan akan diserahkan ke Pemprov Bali untuk menjalani protokol kesehatan selanjutnya.(*)

  • Bagikan