Putu AG Catut Institusi Polisi dan Caleg DPRD, Menipu Korban Merugi Puluhan Juta

  • Bagikan
Putu AG Catut Institusi Polisi dan Caleg DPRD, Menipu Korban Merugi Puluhan Juta
Putu AG, tersangka kasus penipuan saat dirilis Sat Reskrim Polres Jembrana. Foto/ist radarbali.jawapos.com
KEMBARA.ID, JEMBRANA– I Putu Adi Guna (Putu AG), 46, oknum yang mencatut nama institusi Polres Jembrana, asal Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, berhasil menipu korban asal Pasuruan Jawa Timur, Moch Arifin, 46, asal Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim).

Korban merugi puluhan juta rupiah. Selain mencatut nama kepolisian, oknum ini juga sebelumnya pernah memakai nama anggota DPRD Jembrana untuk menipu sejumlah korban di Bali.

Pelaku merupakan residivis penipuan. Dia juga merupakan pecatan polisi pada tahun 2013.

Dia terakhir bertugas di Polres Klungkung Bali, dan berakhir dengan sidang pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH).

Persekongkolan Pasutri Tabanan Terbongkar Setelah Putu Listyawati Buka Suara

Sebelumnya, pelaku sempat terlibat kasus illegal logging kemudian divonis penjara 6 bulan dan terlibat kasus pencurian yang divonis penjara 1,5 bulan.

Kemudian belum lama ini, tepatnya tahun 2019, tersangka terlibat kasus penipuan, dan divonis penjara selama 1 tahun.

“Tersangka ini (Putu AG) yang sebelumnya melakukan penipuan dengan mencatut nama salah satu caleg DPRD Jembrana. Jadi yang sekarang ini, kasus penipuan yang kedua kali,”  kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita, di Mapolres Jembrana, Rabu 3 Maret 2021 seperti dilansir kembara.id dari Nusa Bali.

Terbaru, kasus penipuan yang dilakukan pelaku Putu AG dengan modus mengaku sebagai anggota Sat Reskrim Polres Jembrana.

Aksi penipuan Putu AG ini merugikan jutaan rupiah uang korban, Moch Arifin.

Berawal Tukaran Nomor, Pratu BA Terlibat Cinta Terlarang dengan Istri Praka AK, Berkali-kali Berhubungan Suami Istri

Kasus penipuan ini bermula saat tersangka Putu AG diminta membantu seorang temannya untuk menagih utang kepada korban, Moch Arifin, 46, asal Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), pada Rabu 17 Februari 2021 lalu.

Pelaku mendatangi rumah korban di Banyuwangi, Jawa Timur.

Pelaku mengaku dihadapan korban bahwa kasus utangnya telah dilaporkan ke Polres Jembrana.

  • Bagikan