Pria Pakai Cadar dan Gamis Tinggal di Kos Wanita, Warga Curiga, Ternyata Ini Incaranya

  • Bagikan
Pria Pakai Cadar dan Gamis Tinggal di Kos Wanita, Warga Curiga, Ternyata Ini Incaranya
Akbar Mumin, seorang lelaki yang menyamar menggunakan gamis dan cadar. Foto ist/malutpost
KEMBARA.ID, TERNATE – Seseorang memakai cadar dan gamis hitam yang tinggal di indekos wanita selama dua bulan mulai dicurigai penghuni.

Warga dilingkungan tersebut langsung lapor Babinsa setempat dan aparat kepolisian.

Orang tersebut langsung ditangkap.

Usut punya usut, ternyata orang tersebut berjenis kelamin laki-laki yang mengenakan cadar dan gamis hitam, yang selama tinggal di indekos wanita.

Nama lengkapnya adalah Akbar Mumin berusia 21 tahun.

Dia menyamar sebagai wanita. Dia mengganti namanya menjadi Nurul.

Penyamarannya baru terbongkar Jumat 9 Februari 2021, setelah dua bulan berlangsung.

Dia menyamar untuk membaur dengan wanita yang ada di kos tersebut.

Setelah aksinya terbongkar, Akbar langsung diamankan oleh Babinsa Dufa-Dufa Peltu Joko Santoso.

Babinsa menyerahkannya ke Polsek Ternate Utara.

Kapolsek Ternate Utara, Iptu Joni Aryanto menjelaskan, warga setempat menaruh curiga dengan tingkah laku pelaku.

Warga pun langsung datangi ramai – ramai ke kos untuk membuktikan kecurigaan tersebut.

Warga ingin memastikan Nurul adalah seorang laki-laki.

Beruntung Babinsa setempat cepat datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku sehingga tak sempat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Warga mencurigai yang bersangkutan, sudah dua bulan menggunakan cadar di indekos tersebut.

Warga mulai menduga dia bukan perempuan melainkan seorang laki-laki,” kata Joni dikutip kembara.id dari JPNN.com melansir malutpost.id.

Setelah diamankan ke Polsek, Akbar Mumin alias Nurul langsung diinterogasi.

Ia menyampaikan motif dibalik penyamarannya.

” Setelah diinterogasi anggota piket, ternyata modusnya memakai cadar itu bertujuan untuk bisa pacaran dengan sesama lelaki,” ucapnya.

Kepolisian akan mengarahkan pelaku agar ditangani Tim Gerakan Revolusi Mental Polres Ternate.

“Kami juga akan arahkan dia kepada tim pembinaan Tim Gerakan Revolusi Mental Polres Ternate,” tambah Joni. (*)

  • Bagikan