Petugas Razia Kos-kosan, Sejoli Tanpa Busana di Atas Ranjang

  • Bagikan
Petugas Razia Kos-kosan, Sejoli Tanpa Busana di Atas Ranjang
Ilustrasi.
KEMBARA.ID – Satpol PP Kota Mojokerto Jawa Timur melakukan razia terhadap pasangan bukan suami istri di kamar kos, Alhasil ditemukan sejoli tanpa busana.

Sejoli tersebut ditemukan di sebuah kamar kos di Jalan Raya Meri Nomor 458 itu ditemukan ada pasangan bukan suami istri yang sedang berduaan di dalam kamar.

Adalah WE (20) wanita cantik asal Sidoarjo tepatnya dari Desa Rangkahkidul berduaan dengan seorang pria warga asli Kota Mojokerto tepatnya dari Lingkungan Wates, Magersari.

Keduanya ditemukan dalam kondisi tidak sehelai benangpun di badan alias telanjang bulat.

WE saat digerebek Satpol PP hanya menutup badannya menggunakan selimut dan terbaring di atas tempat tidur.

Naasnya, wanita muda berusia 20 tahun itu ternyata positif narkoba.

Hal itu diketahui dari hasil tes urin yang dilakukan oleh BNN Kota Mojokerto  pada Senin (30/11/2020)

Fudi Harijanto selaku Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Mojokerto dalam keterangannya kepada awak media mengakui  ada salah satu warga hasil razia kamar kos yang positif narkoba.

Dia adalah WE, wanita muda 20 tahun asal Sidoarjo itu.

“Hasil tes urin WE positif narkoba,”

Meski begitu ungkap Fudi, kepastian WE positif narkoba masih menunggu penyelidikan lanjutan dari pihak berwenang yakni BNN Kota Mojokerto

“Soal kepastiannya menunggu penyelidikan lebih lanjut dari BNN Kota Mnojokerto” ungkap Fudi dilansir dari Surya.co, Senin (30/11/2020).

Ia mengatakan  pihaknya menyerahkan sepenuhnya mereka yang positif narkoba saat razia kamar kos kepada BNN Kota Mojokerto.

“WE sudah dibawa ke BNNK Mojokerto untuk dilakukan pemeriksaan, penanganan ini merupakan kewenangan BNNK” ucap Fudi.

Petugas BNN Kota Mojokerto, Heru Prawono menyebut saat tes urin WE dinyatakan positif mengandung Methampethamin dan amphetamin.

“Jadi ada 9 orang tes urine narkoba yang hasilnya delapan negatif dan satu orang positif mengandung (Methampethamin dan amphetamin) yaitu WE 20 tahun,” bebernya.

WE mengaku dicekoki barang haram itu oleh tamunya saat ia bekerja di salah satu tempat hiburan malam di Kota Mojokerto sekitar tiga hari lalu.

  • Bagikan