Pesan Dokter Deni Sebelum Meninggal: Jangan Curigai Kami Mengada-ada dengan Pandemi Virus Corona

  • Bagikan
Pesan Dokter Deni Sebelum Meninggal: Jangan Curigai Kami Mengada-ada dengan Pandemi Virus Corona
Ilustrasi Pasien Cpvid-19 meninggal (IStimewa: Antara Foto)
KEMBARA.ID – Kisah mengharukan datang dari dunia medis tanah air.

Pesan moitivasi dari seorang dokter muda di Sampang, Madura yang meninggal karena covid-19 viral di kalangan tenaga medis.

Adalah almarhum dokter Deni Dwi Fitriyanto yang menulis pesan tersebut kepada para koleganya sesama tenaga medis sebelum ia gugur.

Baca juga :

Franky Hercules Angkat Bicara Soal Pistol di Video Viral Bareng Ketut Ismaya

Wayan Suyasa Tegaskan Bukan Penasehat Ormas Hercules Bali Setelah Bertemu 4 Mata dengan Sosok ini

Video Ketut Ismaya dan Franky Hercules Berujung di Polda Bali, Wayan Suyasa Dipanggil Polisi

Almarhum dokter Deny bersama dengan ayah dan ibu kandungnya dikabarkan meninggal dunia setelah terpapar virus corona.

Ayahnya yang merupakan seorang perawat senior di RSUD Sampang, Madura dikabarkan meninggal lebih dahulu sebelum disusul sang ibu.

Sementara ibu dari almarhum dokter Deni meninggal tiga hari sebelum dokter Deni.

Kini kabarnya, anak dan istri almarhum dokter Deni juga sedang dalam perawatan di ruang isolasi karena terpapar Covid-19.

Dikutip dari surya.co.id Agus Suryantono, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekda Kabupaten Sampang menjadi salah satu orang yang menerima pesan berantai tersebut dari almarhum dokter Deni.

Dirinya menyebut, isi pesan yang kirim dokter Deni sejatinya sebagai motivasi dan penyemangat bagi para tenaga medis dalam menjalankan tugas melawan Covid-19.

Pesan tersebut juga menyiratkan bahwasannya virus corona ada dan benar-benar berbahaya.

Agus juga mengatakan bahwa, melalui pesan tersebut dokter Deni ingin menegaskan bahwa perjuangan tenaga medis dalam melawan Covid-19 benar-benar tanpa pamrin.

Ini Permintaan Terakhir Gadis 16 Tahun Sebelum Digilir 7 Pemuda, Nyawanya Tak Selamat karena Overdosis

Bayi Ditemukan Tanpa Telapak Kaki di Buleleng Bali, Diduga Dimakan Biawak, Seorang Siswi SMK Diamankan

Waspadai Transmisi Lokal Bali: Jenguk Ibu Mertua, Satu Keluarga Tertular, Lalu Tulari Rekan Kerja

  • Bagikan