Perampokan di SPBU Jalan Raya Benoa, Pelaku Todongkan Pedang dan Ambil Tas Uang Karyawan

  • Bagikan
Perampokan di SPBU Jalan Raya Benoa, Pelaku Todongkan Pedang dan Ambil Tas Uang Karyawan
Pelaku perampokan di SPBU Benoa Kamis (28/1/2021). Foto/ist
KEMBARA.ID, DENPASAR- SPBU Jalan Raya Pelabuhan Benoa Denpasar kembali dirampok, Kamis (28/1/2021) malam.

Kejadian ini sekitar pukul 19.54 malam. Pelaku hanya satu orang menggunakan motor vario.

Dari video CCTV yang tersebar, terlihat pelaku awalnya pura-pura mengisi bahan bakar.

Setelah mengisi bahan bakar, ia mencabut senjata tajam jenis pedang dari dalam jaket bagian depan dan menuju ke salah satu wanita petugas SPBU.

Ia menodong pedang kepada wanita tersebut.

Wanita ini sempat bergeser namun ia terjatuh dan pelaku dengan cepat mengambil tas yang dipegang petugas wanita.

Pelaku kemudian langsung pergi.

Kedua petugas wanita berusaha berlari ke jalan raya Benoa untuk meminta bantuan, namun pelaku telah bergegas pergi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini di beberapa grup whatsapp, saksi pertama yakni karyawan SPBU Ni Kadek Sri Astari.

Saksi Kedua sebagai karyawan Ni Puru Maharani.

Keduanya yang mengalami perampokan di SPBU.

Menurut kedua saksi, Pada6 pukul 19.54 Wita, datang seseorang Laki- laki yang tidak dikenal mengendarai motor Vario warna hitam yang hendak membeli bahan bakar jenis bensin seharga Rp 10 ribu,

Selang beberapa waktu saksi I mengisi bahan BBM motor pelaku, setelah selasai mengisi BBM Pelaku mendorong dan menodongkan senjata jenis pedang kearah saksi kedua hingga terjatuh dan mengambil sejumlah uang yang ada di tangan saksi kedua.

Kemudian saksi pertama dan kedua berteriak minta tolong kepada warga sekitar namun nihil yang datang menolong dan pelaku mengendarai motornya kearah utara.

Dengan adanya kejadian tersebut pihak SPBU 54.801.51 mengalami kerugian sejumlah Rp 10 juta ( sepuluh juta rupiah ).

Hingga saat ini, kasus perampokan tersebut sudah ditangani Unit Reskrim Benoa dan Resmob Polda Bali.

Kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah kejadian. (*)

  • Bagikan