Pengetatan Wisatawan Masuk Bali, Tjok Ace Dukung Gubernur Koster, Singgung Soal Pariwisata Internasional Dibuka Awal 2021

  • Bagikan
Pengetatan Wisatawan Masuk Bali, Tjok Ace Dukung Gubernur Koster, Singgung Soal Pariwisata Internasional Dibuka Awal 2021
Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). Foto/IST
KEMBARA.ID, DENPASAR-Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Tjok Ace) mendukung kebijakan pengetatan wisatawan domestik masuk Bali selama liburan Natal dan Tahun Baru 2021 sejak 18 Desember hingga 4 Januari 2021.

Menurut Bupati Gianyar periode 2008-2013 ini, sasaran utama dari kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yakni pariwisata mancanegara yang rencana dibuka triwulan pertama tahun depan.

Gubernur Bali I Wayan Koster baru saja mengumumkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 yang mengatur mengenai persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) ke Bali, pada Selasa (15/13/2020).

Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Rabu (16/12/2020), Wagub Tjok Ace menyatakan dukungannya soal hal ini.

Menurutnya Pemerintah Provinsi Bali bukan melarang wisatawan domestik masuk Bali.

“Pemerintah Provinsi bukan melarang untuk wisatawan datang dan berkunjung, tetapi hanya memberi syarat yang lebih ketat agar tidak menimbulkan penambahan kasus setelah libur panjang natal dan tahun baru,” kata Tjok Ace.

Pemerintah Bali ingin agar dibukanya pariwisata internasional pada awal tahun 2021.

Sehingga pengetatan ini diberlakukan selama dua minggu kedepan demi menekan penyebaran covid-19.

“Karena pertimbangan kami adalah menyasar dibukanya pariwisata mancanegara yang rencananya dibuka pada triwulan pertama tahun 2021,” tegas Tjok Ace.

Ia pun menyatakan, jika terjadi penambahan kasus Covid-19 di Bali, maka sulit membangun kembali kepercayaan Bali aman Covid-19 dimata mancanegara.

“Sehingga apabila ada penambahan kasus Covid-19 lagi di Bali maka harapan untuk mendapat kepercayaan bahwa Bali aman itu akan hilang”, imbuh Tjok Ace. (*)

  • Bagikan