Pelaku Adegan Panas “Mobil Goyang” Digerebek Polisi, Perekam Video Terancam Denda Rp 423 Juta

  • Bagikan
Pelaku Adegan Panas "Mobil Goyang" Digerebek Polisi, Perekam Video Terancam Denda Rp 423 Juta
Foto tangkapan fb diguga pelaku adegan tak senonoh mobil goyang. Foto/suara.com
KEMBARA.ID, JAKARTA-Pelaku adegan tak senonoh di dalam mobil yang diparkir di mal langsung digerebek polisi setempat setelah mendapat kabar dari salah satu perekam video “mobil goyang” tersebut.

Namun apes karena video yang diviralkan itu bakal menjadi persoalan.

Si perekam pertama kali video mobil goyang, terancam denda sebesar 40.000 dolar (Rp 423 juta) atau penjara hingga dua tahun atau terkena dua hukuman tersebut.

Seperti dilansir kembara.id, dari suara.com yang menyadur World Of Buzz, Rabu (16/12/2020), kronologi kejadian terjadi di salah satu pusat perbelanjaan di Singapura.

Mobil yang terparkir terekam “goyang-goyang” dan terlihat ada dua orang di dalamnya diduga melakukan adegan tidak senonoh.

Adegan tersebut terekam dan diposting di sebuah halaman Facebook SGRV ADMIN kemudian langsung viral.

Dalam video terlihat seorang pria membuka bajunya dan terlihat juga ada orang lain di dalam mobil.

Usai buka baju, si pria bergerak menuju kursi di bagian belakang yang ditempati orang lain itu.

Menurut Lianhe Zaobao, adegan tersebut dilihat oleh warga di sekitar kejadian yang kemudian merekam dan menghubungi kepolisian setempat. Warga tersebut kebetulan tinggal di sekitar tempat kejadian.

Polisi pun tiba di lokasi dan memeriksa penghuni mobil goyang.

Pria tersebut keluar dari mobil dan kembali mengenakan bajunya sekaligus menunjukan dokumen kepada aparat kepolisian.

Seorang pengacara berbicara kepada Lianhe Zaobao, bahwa orang yang merekam kondisi itu juga diduga melanggar hukum, karena merekam video tidak senonoh atau cabul.

Selain dua orang di dalam mobil, orang yang merekam adegan tersebut juga terancam dihukum.

Lanjut Lianhe Zaobao, orang yang pertama kali merekam video tidak senonoh dapat menghadapi denda tidak melebihi dari 40.000 dolar (Rp 423 juta) atau penjara hingga dua tahun atau keduanya.

Sementara itu, tampil telanjang di depan umum juga merupakan pelanggaran di Singapura, yang dapat dihukum dengan denda hingga 2.000 dolar (Rp 21 juta) atau penjara hingga tiga bulan atau keduanya.(*)

  • Bagikan