Pantau Penerapan New Normal, Wabup Suiasa Tinjau Objek Wisata di Carangsari dan Taman Ayun

  • Bagikan
Pantau Penerapan New Normal, Wabup Suiasa Tinjau Objek Wisata di Carangsari dan Taman Ayun
Wabup Suiasa saat melakukan kunjungan ke objek wisata True Bali Experience dan POD Chocolate Desa Carangsari Kec. Petang serta Taman Ayun Mengwi, Jumat (10/7/2020). Foto Humas Badung
KEMBARA.ID,BADUNG-Seluruh obyek wisata di Kabupaten Badung saat ini sudah resmi dibuka secara bertahap seiring masuknya era Tatanan Budaya Hidup Baru atau new normal.

Meski demikian, para pengelola objek wisata diminta tetap menerapkan protokol kesehatan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya klaster baru Covid-19.

“Berkaitan dengan sudah dibukanya 14 sektor aktivitas masyarakat, kita kabupaten Badung sudah mengeluarkan surat edaran di berbagai sektor salah satunya di pariwisata dengan memberikan guiden dan pedoman dalam upaya menyiapkan sarana prasarana, SOP dan SDM dalam pelaksanaan budaya hidup baru,” kata Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadiskes Nyoman Gunarta saat melakukan kunjungan ke objek wisata True Bali Experience dan POD Chocolate Desa Carangsari Kec. Petang serta Taman Ayun Mengwi, Jumat (10/7/2020).

Lebih lanjut Wabup Suiasa mengatakan anjuran itu juga sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Badung, yang menyatakan bahwa Pemkab Badung membentuk tim verifikasi dibidang sektor jasa perdagangan dan pariwisata.

Baca juga:

Seniasih Giri Prasta Motivasi Kader Wujudkan Keluarga Sehat, Maju dan Mandiri

Tragis, Wartawan Metro TV Dibunuh, Ada Luka Tusuk di Dada

Adu Jangkrik Harley Davidson dan Honda PCX, Wayan Selamat Tewas Mengenaskan

Polisi Gerebek Pasangan di Kamar Hotel Jalan Teuku Umar Denpasar, Terungkap Kasus Miliaran Rupiah

Kasus “Wik-wik” Sesama Pria di Ubud, Polisi Amankan Pasangan, Kondom dan Minyak Pelicin

“Kita membentuk tim verifikasi untuk melakukan analisa dan penilaian apakah stakeholder itu sudah siap apa tidak untuk beroperasi di masa new normal dan apakah aturan sudah dilakukan secara konsisten dan permanen di usahanya.

Karena output dari tim verifikasi itu bersifat insidentil. Kalau ditengah jalan para pengelola tidak konsisten maka surat hasil verifikasinya akan kita cabut dan kita tidak ijinkan lagi untuk beroperasi,” tegasnya.

Selain itu Suiasa juga meminta kesadaran para pengelola dan stakeholder tempat wisata yang ada di Badung untuk selalu komitmen berpartisipasi proaktif mengajukan permohonan verifikasi kepada tim verifikasi Kabupaten Badung.

  • Bagikan