Otak Bom Bali Ditangkap di Lampung, Bentuk Pasukan Khusus saat Detik-detik Tragedi

  • Bagikan
Otak Bom Bali Ditangkap di Lampung, Bentuk Pasukan Khusus saat Detik-detik Tragedi
Ilustrasi penangkapan teroris oleh Densus 88 Polri. Foto/Liputan6.com/Johan Tallo
KEMBARA.ID, JAKARTA-Zulkarnaen (57) yang dikenal Panglima Jamaah Islamiyah, terduga aksi bom Bali 1 tahun 2002, akhirnya ditangkap tim Densus 88 Polri setelah sekian lama masuk daftar pencari orang (DPO).

Zulkarnaen merupakan sosok yang diduga terlibat dalam tindak pidana terorisme yang berperan membentuk Unit Khos (pasukan terlatih dan khusus/special taskforce) yang kemudian terlibat bom Bali dan konflik-konflik di Poso dan Ambon.

Zulkarnaen yang memiliki empat nama alias ini ditangkap di Gang Kolibri, Toto Harjo, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Nama aliasnya yakni pertama dikenal Aris Sumarsono, kemudian alias Daud alias Zaenal Arifin alias Abdulrahman telah

“Telah dilakukan penangkapan tanpa perlawanan terhadap DPO (buronan),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Sabtu (12/12/2020) malam seperti dikutip kembara.id dari suara.com.

Baca juga:

Ditahan, Tangan Habib Rizieq Diikat Kabel Ties, Pendukung Menangis Sembari Teriakan Takbir

Gadis Blahbatuh Gianyar Pepet Motor Pejambret, Dikejar Balik Lalu Tendang Penjambret di Gang Kecil

Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengatakan Zulkarnaen merupakan buronan terkait kasus bom Bali I tahun 2002.

Saat itu, Zulkarnaen berperan sebagai panglima Askari Jamaah Islamiyah.

“Zulkarnain adalah panglima askari Jamaah Islamiyah ketika bom Bali 1,” kata Argo.

Ia ditangkap pada Kamis, 10 Desember 2020, pukul 19.30 WIB di Lampung.

Zulkarnaen merupakan tokoh penting saat terjadi tragedi bom Bali tahun 2002 yang menelan ratusan korban tewas dengan cara bom bunuh diri dan bom mobil diduga oleh pasukan khusus bentukan Zulkarnaen.

Baca juga:

BREAKING NEWS – Habib Rizieq Shihab Ditetapkan Sebagai Tersangka, ini Kasusnya

Suami Nyoblos, Istri Gorok Leher 3 Anaknya, Setelah Beraksi Pelaku Berbaring Diantara Mayat

Saat itu, sasaran bom terjadi di Sari Club, Paddys Pub dan Konsulat Amerika Serikat di Denpasar dan Kuta Badung. Tragedi ini terjadi pada 12 Oktober 2002.

  • Bagikan