Oknum PNS Kepergok Lakukan Aksi Biadab saat Istri Tak ada di Rumah

  • Bagikan
Oknum PNS Kepergok Lakukan Aksi Biadab saat Istri Tak ada di Rumah
Ilustrasi ayah cabuli anak kandung. Foto/ist detiknews
KEMBARA.ID, ACEH-Sungguh keji tindakan oknum PNS berinisial SUR 46. Dia tega berbuat cabul terhadap anak kandungnya yang berusia empat tahun.

Kejadian pelecehan seksual ini terjadi di rumah tersangka SUR di salah satu kecamatan di Aceh Besar, pada Kamis 14 Januari 2021 lalu.

Aksi bejat ini terjadi ketika ibu dari balita empat tahun tersebut tidak berada di rumah.

Semua aksi ini berawal dari tersangka SUR menjembut korban yang adalah anak kandungnya ini di sekolahnya.

Pemuda Tewas di Jalan Gatsu Barat Denpasar, Identitas Belum Diketahui, Berikut Ciri-cirinya

Berdasarkan keterangan seorang guru di sekolah, tersangka membawa anaknya ke rumahnya.

Berselang empat hari kemudian, korban diantar oleh neneknya ke rumah ibu. Saat itu, korban mengeluh kesakitan pada kemaluannya.

Mengetahui hal ini, balita tersebut dilarikan ke rumah kakak dari ibunya yang bekerja sebagai bidan.

Adik Tak Sadar Diri Sepulang dari Balian, Wayan Darta Ditebas Wayan Bagia

Hasil pemeriksaan disana, ditemukan lecet pada kemaluan balita empat tahun ini.

“Lalu korban dibawa ke rumah kakak ibunya yang berprofesi sebagai bidan. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan lecet pada kemaluan korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, di Banda Aceh, belum lama ini dilansir kembara.id dari suara.com yang menyadur antara.

Mengetahui hal ini, ibu balita langsung melaporkan aksi bejat ini ke polisi. Hanya berselang dua hari dari waktu kejadian, tersangka ditangkap di kediamannya.

AKP Ryan menjelaskan, tersangka SUR bekerja sebagai PNS di instansi Pemerintah Banda Aceh.

Teriak Minta Tolong karena Rem Blong, Nyawa Pasutri 61 Tahun MelayanTabrak Pohon Bambu di Buleleng

Dia ditangkap karena diduga telah melakukan pelecehan seksual  terhadap anak kandungnya yang masih berstatus pelajar di taman kanak-kanak.

“Akibat perbuatannya, tersangka SUR dijerat dengan Pasal 49 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” ujar Ryan.(*)

  • Bagikan