Musibah Maut di Pelabuhan Padangbai, Menantu Tewas Tenggelam, Mertua Mengapung dan Kedinginan

  • Bagikan
Musibah Maut di Pelabuhan Padangbai, Menantu Tewas Tenggelam, Mertua Mengapung dan Kedinginan
Ilustrasi korban tenggelam di laut. Foto/okezone
KEMBARA.ID, KARANGASEM- Musibah maut terjadi di penyeberangan laut rute Pelabuhan Lembar, NTB-Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Jumat 12 Februari 2021.

Satu orang ditemukan tewas tenggelam dan satu lainya selamat dan dirawat di Puskesmas Manggis I di Banjar Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Korban yang dirawat bernama Sriyati, sementara itu menantunya Siti tak tertolong nyawanya ketika di evakuasi petugas.

Korban tewas Siti merupakan warga asal Kelurahan Panaraga, Kecamatan Raba, Kabupaten Bima, NTB. Sementara mertuanya asal Bandung.

Jenasah 35 tahun ini kemudian dititipkan di RSUD Karangasem.

Sebelum Dihabisi Pakai Pisau Cutter, Pelaku dan Korban Pernah Berhubungan Sesama Jenis

Sebaliknya, korban Sriyati kemarin dilarikan ke Puskesmas Manggis I di Banjar Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem. Sriyati harus diombang ambing di dalam laut hingga kedinginan dan mual. Ia akhirnya bisa diselamatkan petugas.

Mertua dan menantu ini hendak kembali ke Bandung usai melihat suami Siti yang mengalami kecelakaan di Bima, NTB.

Pria Pakai Cadar dan Gamis Tinggal di Kos Wanita, Warga Curiga, Ternyata Ini Incaranya

Mereka menumpang bus Bus Rasa Sayang EA 7266 M, jurusan Bima-Jakarta, yang saat itu telah menanti mereka di Pelabuhan Padangbai, Karangasem Bali.

Mereka berdua menyeberang dari Bima ke Padangbai menggunakan kapal Motor (KMP) Marina Primera, Jumat 12 Februari 2021 sore.

Kronologi jatuhnya mertua dan menantu ini ketika mereka sementara menikmati keindahan laut dari atas kapal setinggi 1,2 meter.

Begitu memasuki perairan Bali di Selat Lombok yang berjarak sekitar 5 mil dari Pelabuhan Padangbai, Jumat sore pukul 15.00 Wita, mertua dan menantunya ini nyemplung ke laut dari kapal. Lebih dulu terjatuh si mertua.

“Sedang enak-enak menikmati desiran angin, sepertinya saya ada yang mendorong, langsung nyemplung,” kata Sriyati,¬†mertua korban tewas seperti dilansir kembara.id dari Nusa Bali, Sabtu 13 Februari 2021.

Berita Terkini, Satu Keluarga Dibantai di Gang Sebadang Dalam, Tak Terima Diminta Cerai Keluarga

  • Bagikan