Miris, Andika Masukan Botol Dot Isi Miras dan Minuman Energi kedalam Mulut Bayi Empat Bulan, Viral di Medsos

  • Bagikan
Miris, Andika Masukan Botol Dot Isi Miras dan Minuman Energi kedalam Mulut Bayi Empat Bulan, Viral di Medsos
Bayi empat bulan dicekoki bir campur minuman energi oleh paman sendiri. Foto/ist TV One
KEMBARA.ID, GORONTALO- Empat pria dewasa ditetapkan sebagai tersangka setelah mencekoki minuman keras alkohol bercampur minuman energi kepada bayi empat bulan.

Pada tersangka yakni Andika dan tiga rekannya. Kasus ini berawal saat Andika dan lima orang temannya berkumpul untuk pesta minuman keras (miras).

Sementara asik meneguk miras, Andika mendengar bayi ponakan nya yang berusia empat bulan menangis.

Andika datang mendekat dan menggendong karena orangtua bayi sementara berada di dapur.

Karena alasan iseng dan agar keponakannya tidak menangis, Andika menuangkan bir dan minuman energi ke dalam botol dot bayi. Andika dua kali memberikannya dot berisi miras itu kepada bayi .

Aksi iseng ini pun dilihat oleh lima rekan Andika yang turut pesta miras . Salah satu rekan berinisial MT merekam dan menyebar luas lewat media sosial.

Video bayi empat bulan dicecoki miras pun viral. Kepolisian melihatnya dan langsung turun tangan.

Baca juga:

Terungkap, Oknum Polisi dan PNS Pemeran Video Intim di Ruang Isolasi, Janda Cantik dan Bripka F Positif Covid-19

Viral Video Pasien Covid-19 Berhubungan Badan di Ruang Isolasi, Kapolres: Disinyalir Anggota Kami

Polisi langsung bergerak cepat menangkap Andika dan teman-temannya di wilayah Sipatana, Kecamatan Koat Utara, Kota Gorontalo, Kamis (21/1/2021) malam.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro, Jumat, (22/1/2021) dikutip dari Kompas TV, menjelaskan Andika mengambil bayi dan menidurkan disampingnya.

Kemudian Andika menuangkan bir dan minuman energi ke dalam botol bayi, dan memasukkan ujung botol tersebut ke dalam mulut bayi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gorontalo Laode di Mapolres Gorontalo Kota, dilansir Kompas.com, mengatakan selain pelaku utama, tiga orang lainnya ditetapkan juga sebagai tersangka karena membiarkan hal itu terjadi.

“Jadi ada dalam satu frasa pasal itu ‘membiarkan’ jadi yang lain juga kena, termasuk pelaku utama sudah jelas-jelas. Yang lain (karena) membiarkan peristiwa itu terjadi,” kata Laode di Mapolres Gorontalo Kota.

  • Bagikan