Lima Warga Sesetan Denpasar Positif Covid-19 Diisolasi di Gianyar, 219 Warga Dirapid Test dan Karantina Mandiri

  • Bagikan
Lima Warga Sesetan Denpasar Positif Covid-19 Diisolasi di Gianyar, 219 Warga Dirapid Test dan Karantina Mandiri
Petugas Puskesmas 1 Denpasar Selatan, bersiap melakukan rapid test massal, Minggu (21/6/2020) foto Pemkot Denpasar.
KEMBARA.ID,DENPASAR-Setelah lima warga di lingkungan Alas Arum Kelurahan Sesetan Denpasar Selatan, tercatat positif covid-19, langkah selanjutnya diambil Gugus Tugas Covid-19 Denpasar yakni membawa mereka isolasi di lokasi isolasi Provinsi Bali di Pering, Gianyar.

Sementara itu, sebanyak 219 orang warga setempat langsung menjalani rapid test massal Minggu (21/6/2020).

Selain itu, 219 warga ini wajib melakukan karantina diri secara mandiri selama tujuh  hari sejak minggu kemarin.

Baca juga: Meninggal Dunia Beruntun karena Covid-19, Hari ini Dua Orang Meninggal di Dua Desa di Denpasar

Tambahan 2 Meninggal Dunia Hari ini, Berikut Update Covid-19 Bali 21 Juni 2020

Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati mengatakan pelaksanaan rapid test kepada 219 warga gang Tegal Wangi III Lingkungan Alas Arum Kelurahan Sesetan dimulai minggu pagi, pukul 08.00  hingga 10. 30 Wita yang dilaksanakan oleh petugas Puskesmas 1 Denpasar Selatan.

Dia mengatakan, dari hasil rapid test semua dinyatakan non reaktif namun tetap dilakukan prosedur isolasi mandiri kepada warga setempat sampai 7 hari kedepan. Setelah sebelumnya juga di lokasi ini diisolasi pasca ditemukannya kasus positif COVID-19 dan dijaga satgas lingkungan.

“Lima warga yang dinyatakan  positif COVID-19 sebelumnya, telah diisolasi di lokasi isolasi Provinsi Bali di Pering Gianyar,” jelasnya.

Selain melakukan rapid test, tim kelurahan juga terus melakukan pemantauan mendiri dan sosialisasi protokol kesehatan selama masa pandemi covid-19.

Baca juga ;

Aksi WNA Belgia ini Bikin Geram Warga, Beruntung Tidak Sempat Diamuk Massa

Oknum Kadus di Karangasem Lakukan Tindakan Tak Terpuji di Kos-kosan Selingkuhannya, Berujung di Polisi

“Diluar pelaksanaan rapid test, dapat diinformasikan bahwa diwilayah kami juga terus menggalakkan pemantauan mandiri dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, sidak pemakaian masker, pendataan penduduk non permanen, dan penerapan jam malam sampai jam 9 malam bagi para pelaku usaha,” katanya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin mengkuti anjuran pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan, juga perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekitar.(*)

  • Bagikan