Koster Beri Lampu Hijau, Denpasar Segera Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Ada Sanksi Administratif dan Sanksi Adat

  • Bagikan
Koster Beri Lampu Hijau, Denpasar Segera Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Ada Sanksi Administratif dan Sanksi Adat
Pembatasan Kegiatan Masyarakat
KEMBARA.ID- Gubernur Bali, Wayan Koster telah menyetujui draf Peraturan Walikota Denpasar terkait penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Sikap Koster itu dituangkan melalui surat Sekda Provinsi Bali atas nama Gubernur dengan Surat Nomor 188.342/10168/Bag.II/B.HK tertanggal 4 Mei 2020.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengaku telah mendapatkan kabar tersebut, Jumat (8/5/2020).

Pihaknya kini akan melakukan sosialisasi secara komprehensif kepada masyarakat.

Sehingga, saat penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dewa Rai memastikan, Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) akan digelar pada pertengahan Mei mendatang.

Sebelumnya, Dewa Rai membeberkan beberapa sanksi yang akan diberlakukan saat dilakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Sanksi mulai dari teguran lisan, terguran tertulis, penghentian sementara kegiatan usaha.

Bahkan, pada puncaknya bisa sampai pada penutupan kegiatan usaha dan pencabutan izin usaha.

Selain itu, adapula sanksi adat yang akan disusun oleh setiap desa adat.

Dewa Rai mengungkapkan, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat ini karena melihat jumlah temuan kasus penularan virus corona melalui transmisi lokal yang terus naik di Kota Denpasar.

Apalagi, aktivitas masyarakat pun di Kota Denpasar terlihat kembali ramai.

Padahal, Kota Denpasar belum dinyatakan bebas wabah virus corona.

“Ini harus dicegah sebelum terlambat,” pinta Dewa Rai.

Sebelumnya, Ketua DPRD Denpasar Gusti Ngurah Gede mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar.

Menurutnya, pembatasan kegiatan masyarakat harus segera diterapkan di seluruh wilayah Denpasar.

Dirinya pun menegaskan, pembatasan kegiatan masyarakat itu harus diatur dengan sanksi yang tegas sehingga, masyarakat dapat menjalankan secara disiplin.

Transmisi Lokal, Satu Keluarga Positif

Satu keluarga positif virus corona di Peguyangan, Denpasar.

Penularannya melalui transmisi lokal.

Dewa Rai menjelaskan, awalnya tim medis melakukan tes swab terhadap seorang pasien yang mengeluh sakit paru-paru.

Hasil swab diketahui positif.

Penelusuran pun dilakukan, tim medis kemudian melakukan tes swab terhadap istri sang pasien, anak, dan menantunya.

Hasilnya, ketiganya positif virus corona.

Petugas kemudian mengevakuasi ketiga pasien tersebut ke RSUD Wangaya.(*)

  • Bagikan