Keluarga Marah, Hasil Test Pria yang Dikarantina di NTT Reaktif Hamil

  • Bagikan
Keluarga Marah, Hasil Test Pria yang Dikarantina di NTT Reaktif Hamil
Ilustrasi Rapid Test (Istimewa/freepik.com)
KEMBARA.ID, KUPANG – Lokasi karantina di Rusun Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/6/2020) didatangi keluarga salah satu warga yang dikarantina.

Warga tersebut adalah Ariyanto Boik.

Dia dikarantina setelah melakukan perjalanan di zona merah covid-19.

Saat melakukan rapid test, hasil Ariyanto Boik diketahui reaktif hamil.

Baca Juga :

Hasil Rapid Test 201 ABK di Pelabuhan Serangan, Diminta Tidak Turun dari Kapal dan Berkeliaran

Video Detik-detik Kapal Miring di Pelabuhan Padang Bai Bali, Penumpang Berhamburan Keluar

Satu Keluarga Ditemukan Tak Bernyawa di Beberapa Ruang Kamar

“Tadi kami protes dengan hasil ini dan kami langsung ke tempat karantina dan bertemu dengan penanggung jawabnya,” jelas kerabat Ariyanto, Ferdinan Boik dikutip dari Kompas.com.

Ia mengatakan, pihak keluarga telah mempertanyakan hasil rapid test itu kepada penanggung jawab.

Namun, keluarga belum mendapatkan jawaban yang jelas.

“Petugas hanya pasrah saja. Katanya silakan lapor saja di mana pun,” kata Ferdinan.

Kerabat lainnya, Naomi Toulasik mengatakan, petugas yang melakukan rapid test tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

Baca Juga :

Data Dua Hari Terakhir: Tercatat 9.158 Orang dan 4.807 Kendaraan Masuk Bali dari Pelabuhan Gilimanuk

Terbangun karena Suara Berisik, Istri Pergoki Suami Lakukan Aksi Tak Senonoh pada Putrinya

Sehingga, hasil yang dikeluarkan pun tak sesuai dengan tujuan awal pemeriksaan.

“Kami minta petugas jangan main-main dengan penyakit ini, karena sudah memakan banyak korban,” ujar Naomi.

Terkait temuan itu, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek mengaku dirinya belum mendapatkan informasi tersebut.(*)

  • Bagikan