Kelas Orgasme di Bali Sabtu 6 Maret 2021 Batal, Perwira Melati Tiga Pimpin Penangkapan Warga Australia

  • Bagikan
Kelas Orgasme di Bali Sabtu 6 Maret 2021 Batal, Perwira Melati Tiga Pimpin Penangkapan Warga Australia
Kelas Orgasme di Bali Sabtu 6 Maret 2021 Batal, Perwira Melati Tiga Pimpin Penangkapan Warga Australia

KEMBARA.ID- Seorang warga Australia diamankan Kepolisian karena hendak menggelar kelas orgasme di Bali.

Pria Australia berinisial AB itu memasang tarif USD 500 atau sekitar Rp 7,2 juta per orang bagi setiap peserta yang ingin mengikuti kegiatan bertajuk “Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat”.

Rencananya kegiatan tersebut akan digelar hari ini Sabtu 6 Maret hingga 9 Maret 2021.

Belum sempat menggelar kegiatan, AB didatangi pihak kepolisian di sebuah vila di kawasan Ubud yang dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bali, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo.

Pelaku Pembunuhan Seleb TikTok di Kamar Hotel Ditangkap, Ternyata Suami Istri

AB pun langsung dikeler ke Mapolda Bali untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hal itu dibenarkan Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana, Jumat 5 Maret 2021.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan, aparat Imigrasi juga telah mendatangi AB di sebuah vila di kawasan Ubud.

Yuliana Sagala Resmi Jabat Kejari Denpasar, Jaksa Cantik yang Ungkap Kasus Korupsi Miliaran Rupiah

Kedatangan pihaknya itu setelah melihat adanya iklan yang tersebar di media sosial terkait kegiatan kelas orgasme.

Pihaknya telah menyita paspor AB.

Saat AB akan dibawa ke Kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan, bersamaan datang pula tim dari kepolisian.

Kepergok Mencuri di Tibubeneng Kuta Utara, Pelaku Tikam Korban hingga Tewas Dihadapan Putranya

Sehingga, AB dikeler ke Mapolda Bali untuk menjalani pemeriksaan. Pihaknya kini masih menunggu hasil pemeriksaan Polda Bali.

Jika ditemukan pelanggaran maka, pelanggaran tersebut akan digunakan sebagai acuan untuk melakukan tindakan keimigrasian terhadap AB.

Dikecam Ni Luh Djelantik Tokoh perempuan Bali, Ni Luh Djelantik mengatakan, kegiatan kelas orgasme itu sama dengan bisnis prostitusi.

Ia menyesalkan kegiatan itu direncanakan akan digelar di Bali karena dapat merusak citra Bali.

  • Bagikan