Kasus Positif Covid-19 di Padangsambian Tambah 8 Orang, 35 Orang Sembuh di Denpasar

  • Bagikan
Kasus Positif Covid-19 di Padangsambian Tambah 8 Orang, 35 Orang Sembuh di Denpasar
Dewa Rai (foto Humas Pemkot)
KEMBARA.ID, DENPASAR-Kasus positif covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Pada Jumat (26/6/2020), terjadi penambahan kasus sebanyak 26 kasus.

Dari jumlah kasus itu, berdasarkan catatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Denpasar di Kelurahan Padangsambian Denpasar bertambah kasus positif 4 orang laki-laki usia 18, 45, 60 dan 7 tahun, serta 4 orang perempuan usia 8, 9, 50 dan 57 tahun.

Baca juga:

Pedagang Bakso Tertangkap Basah Pembeli saat Ludahi Bakso, Ngaku Sebagai Penglaris

Berkedok Menyucikan Jiwa, Dukun Mandikan Beberapa Wanita Tanpa Busana, Ini yang Terjadi Selanjutnya

“Ada kabar baik, pasien sembuh terus meningkat, sekarang sebanyak 35 orang sembuh, selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, mewakili pemerintah kami menyampaikan terimakasih atas kerja keras rekan-rekan tim medis,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Jumat (26/6/2020). 

Dewa Rai mengatakan, namun, selain pasien sembuh, ada juga penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 26 orang, dimana 4 orang merupakan OTG yang dinyatakan positif, 1 orang PDP yang positif, dan 21 lainya merupakan kasus baru akibat mobilitas penduduk yang masih tinggi di Kota Denpasar.

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan jika melihat dari data kasus Covid-19 Kota Denpasar saat ini memang perkembangan kasus positif baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih terjadi.

Klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

“Namun lebih dari itu, rasa optimisme kita harus terus kita bangun dan kobarkan. Mengingat, jumlah pasien sembuh juga terus meningkat,” katanya.

Menurut dia, walaupun ada yang sambuh, juga terjadi penambahan kasus positif kembali, namun klasternya cenderung berubah, dimana kasus baru dari pelaku perjalanan dalam daerah, dan ini harus diwaspadai dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat dan disiplin lagi.

Baca juga:

Pilot dan Kopilot Fokus Bahas Covid-19, 98 Orang Tewas, Diperintah Berputar di Udara Malah Mendarat

  • Bagikan