Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bangli Bertambah, 8 Orang Terinfeksi dari 1 PMI

  • Bagikan
Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bangli Bertambah, 8 Orang Terinfeksi dari 1 PMI
Ketua Harian Gugus Tugas Percepata Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra (foto: Istimewa/Humas Pemprov Bali)
KEMBARA.ID, DENPASAR – Terkonfirmasi penambahan kasus baru positif Covid – 19 di Bali.

Pada Selasa (28/4/2020) mengalami peningkatan signifikan, sebanyak 22 orang.

Total kasus di Bali terkonfirmasi positif 215 orang (+22), sembuh 88 (+7), meninggal 4, dalam perawatan 123 pasien.

Penambahan 22 kasus ini, paling banyak terdapat di Kabupaten Bangli dan Karangasem.

Di Bangli, sebanyak delapan orang terinfeksi positif setelah diduga berinteraksi dengan satu orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terinfeksi positif Covid – 19.

“Delapan orang positif berada di satu Banjar di Desa Abuan Bangli. Positif melalui transmisi lokal,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Selain itu, empat orang terinfeksi positif Covid – 19 juga berada satu lingkungan di Padangkerta, Karangasem

“Empat orang positif juga satu lingkungan dari Karangasem, berada di Lingkungan Padangkerta. Empat orang ini berada satu rumah bersama, satu keluarga besar,” kata Dewa Indra.

Dia menambahkan, penyebab utama, mereka (positif) dari transmisi lokal karena kontak dengan yang positif terlebih dahulu.

” Yakni pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang, dan melakukan karantina mandiri di rumah. Inilah yang menginfeksi satu keluarga itu, satu banjar itu,” tegas Dewa Indra.

Dewa Indra mengakui, penambahan ini merupakan jumlah terbesar dibanding laporan sebelumnya.

Untuk itu, ia langsung menghubungi Bupati Bangli dan Wakil Bupati Karangasem agar lebih sigap mengawal mereka.

“Karena jumlah nya sangat besar, di Bangli, tepatnya di desa Abuan, delapan orang satu banjar. Dari itu, saya sudah telepon langsung Bupati Bangli, menanyakan hal itu. Kenapa sampai terjadi dalam jumlah besar transmisi lokal di satu banjar. Saya mendapat informasi ini langsung dari Bupati Bangli, ” jelasnya.

Menurut dia, Bupati Bangli menyampaikan bahwa awalnya, satu PMI positif melakukan karantina mandiri di rumah, karena dia tanpa gejala, tak ada indikasi Covid – 19 maka dia beriteraksi biasa dengan keluarga. S

  • Bagikan