Jelang New Normal, Pasien Positif Covid-19 di Bali Bertambah jadi 407 Orang

  • Bagikan
Jelang New Normal, Pasien Positif Covid-19 di Bali Bertambah jadi 407 Orang
Antrian kendaraan pada hari pertama pelaksanaan PKM Denpasar di Posko Jalan Imam Bonjol. (Radar Bali)
KEMBARA.ID,DENPASAR-Pemerintah Pusat telah mempersiapkan penerapan new normal (tatanan kehidupan baru) dibeberapa daerah di tanah air ditengah pandemi covid-19 pada awal Juni 2020.

Bali termasuk daerah yang diharapkan pemerintah pusat bisa menerapkan new normal.

Namun sejauh ini, Pemerintah Bali belum menyanggupi karena penyebaran covid-19 akibat transmisi local di Bali masih terus bertumbuh.

Ditengah rencana penerapan new normal di sejumlah daerah di Indonesia, justru di Provinsi Bali terjadi penambahan kasus baru covid-19.

Tercatat pada Selasa (26/5/2020), peningkatan kasus positif bertambah 11 orang menjadi 407 orang.

Sementara untuk pasien sembuh tidak ada penambahan.

“Jumlah kumulatif pasien positif menjadi 407 orang. Atau bertambah 11 orang WNI, terdiri dari 1 orang PMI dan 10 orang transmisi lokal,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Made Dewa Indra, Selasa (26/5/2020).

Sekda Provinsi Bali ini menjelaskan, jumlah pasien yang telah sembuh yakni 295 orang. Atau tidak ada penambahan sembuh hari ini.

“Jumlah pasien yang meninggal 4 orang. Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) 108 orang yang berada di tujuh rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas dan BPK Pering,” ujarnya.

Dewa Indra menjelaskan, mengingat transmisi lokal covid-19 memperlihatkan kecenderungan meningkat dalam beberapa hari terakhir,

maka diminta kepada seluruh warga masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh politik, dan semua elemen masyarakat untuk bersatu menguatkan disiplin dalam penerapan protokol pencegahan COVID-19.

Seperti selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari keramaian, melaksanakan etika batuk/bersin, melakukan penyemprotan disinfektan pada tempat yang tepat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

“Semakin kita disiplin dalam pelaksanaan pencegahan ini maka transmisi lokal penyebaran covid-19 pasti bisa kita hentikan,” tegas Dewa Indra.

Ia menambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, Gugus Tugas meminta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan,

  • Bagikan