Ibu Kandung Tewas dengan Luka Tebasan di Wajah, Pelaku: Ibu Duluan Bacok Saya

  • Bagikan
Ibu Kandung Tewas dengan Luka Tebasan di Wajah, Pelaku: Ibu Duluan Bacok Saya
Jasad Nurhayati (63) dievakuasi, Sumatera Selatan, Minggu (24/1/2021) malam. (SRIPOKU.COM / Edison)
Ibu Kandung Tewas dengan Luka Tebasan di Wajah, Pelaku: Ibu Duluan Bacok Saya

KEMBARA.ID- Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang ibu Nurhayati (63) di Jalan KH Ahmad Dahlan Al Fatah Perumahan Griya Sejahtera Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih

Korban dihabisi secara tragis oleh anak kandungnya sendiri.

Leher korban digorok lalu wajah korban ditebas menggunakan parang.

Pelaku pembunuhan bernama Syamsul Bahri (42).

Pelaku berhasil diamankan anggota Polres Prabumulih di Stasiun Kereta Api Lubuk Rukam Peninjauan Kabupaten OKU, Selasa (26/1/2021).

Penikaman di Sesetan Denpasar, Gara-gara Rebut Cewek, Kaling Pegok: Mereka Datang dari Luar Banjar

Dihadapan Polisi, Syamsul mengaku tak tahan selalu dimarahi ibunya.

Padahal, ia mengaku kerap membantu ibunya sejak ayahnya meninggal dunia.

Bahkan, membantu menghidupi adik-adiknya.

Maut Jemput Nyawa Pengantin Baru, Suara Teriakan Suami Bangunkan Tetangga

“Emak selalu marahi aku, aku jadi ragu apa aku ini anak kandungnya atau bukan. Selalu marah ngomong aku tidak ada gunannya,” ucap Syamsul menjawab Polisi dikutip dari Tribun Sumsel.

Ia mengatakan, tak pernah punya niat menghabisi nyawa Ibunda namun, dia mengaku diserang duluan oleh ibunya menggunakan senjata tajam (Sajam).

Saat Syamsul menangkis, Sajam jenis parang itu terjatuh.

Lecehkan Pacar Pelaku, Pria 18 Tahun Dihajar Pakai Kunci Inggris hingga Tewas

Ia kemudian mengambil parang itu dan menebas bagian kepala dan wajah korban berkali-kali.

Syamsul bahkan tak bisa menghitung berapa kali dia membacok wanita yang melahirkannya itu.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi mengatakan, aksi pembunuhan sadis itu dilatarbelakangi perebutan harta warisan.

Selebgram Syiva Angel Ditangkap di Bali, Kapolresta: Barang Jenis Baru yang Sangat Mematikan

Ia menjelaskan, orangtua pelaku sebelumnya berencana menjual rumah milik keluarga seharga Rp 80 juta.

Jika terjual, uang tersebut akan digunakan untuk membeli rumah lagi dan sisa uang itu akan digunakan untuk membayar utang tersangka.

  • Bagikan