Hasil Rapid Test 201 ABK di Pelabuhan Serangan, Diminta Tidak Turun dari Kapal dan Berkeliaran

  • Bagikan
Hasil Rapid Test 201 ABK di Pelabuhan Serangan, Diminta Tidak Turun dari Kapal dan Berkeliaran
201 ABK di Pelabuhan Serangan jalani Rapid Test (istimewa)
KEMBARA.ID – Dalam rangka meningkatkan pencegahan penularan Covid-19 di Bali Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali dan Kota Denpasar terus bekerja keras.

Berbagai kebijakan mulai dari penerapan PKM hingga Rapid Test massal bagi pedang-pedang pasar sudah dilakukan.

Terbaru, Gugus Tugas Percepatan Penangana Covid-19 Kota Denpasar kembali melakukan rapd test bagi 201 Anak Buah Kapal (ABK) dan tenaga kerja Kapal yang bersandar di Pelabuhan Serangan.

Sebelum tes ini dilakukan, Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersinergi dengan Bumda Serangan dan  Lurah Serangan, Camat Denpasar Selatan, unsur TNI dan Polri sudah melakukan pendataan  terlebih dahulu kepada seluruh kapal yang ada di Pelabuhan Serangan

Test ini sudah dilakukan pada Jumat (12/06/2020) kemarin dan Sabtu (13/06/2020) hari ini.

Pada jumat kemarin dilakukan rapid test pada 101 orang ABK dan tenaga kerja kapal.

Hasilnya, salah satu dari jumlah yang mengikuti test tersebut reaktif, sedangkan seratus orang lainnya non reaktif.

Satu orang yang hasilnya reaktif, langsung dilakukan swab test hari ini dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri di kapal.

Sementara 100 orang sisanya baru dilakukan rapid test hari ini, hasilnya semua non reaktif.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar  I Ketut Sriawan, Sabtu (13/06/2020).

Ia mengatakan rapid test ini dimaksudkan untuk mencegah penularan covid-19 mengingat para ABK tersebut sudah lama berada di kapal

“Mengatisipasi penularan Covid-19 ketika mereka turun ke darat maka kami lakukan Rapid test kepada ABK dan tenaga kerja kapal,” ungkap Sriawan dalam rilis yang diterima media ini.

Ia mengungkapkan masih ada 15 orang lagi yang belum dilakukan rapid test.

Mereka dijadwalkan akan menjalani rapid test pada Minggu (14/06/2020) besok.

Setelah melakukan Rapid Test di Pelabuhan Serangan, pihaknya akan mengalihkan perhatian ke Pelabuhan Sanur.

Menurutnya, Pelabuhan Sanur dan Serangan menjadi lokasi yang rawan penularan karena juga merupakan pintu masuk ke Bali

  • Bagikan