Habib Rizieq Berbohong, Positif Covid-19 Bilang Tidak, Polri Jerat Pasal Berlapis, Maksimal Penjara 10 Tahun

  • Bagikan
Habib Rizieq Berbohong, Positif Covid-19 Bilang Tidak, Polri Jerat Pasal Berlapis, Maksimal Penjara 10 Tahun
Habib Rizieq Shihab menyandang tiga status tersangka. Foto/ist. Okezone/suara.com
KEMBARA.ID JAKARTA-Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tak bisa menutupi kebohongannya di depan penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Ketika diperiksa mendalam oleh Bareskrim Polri, Habib Rizieq mengakui sempat berbohong terkait kondisi dirinya ketika dirawat di RS UMMI Bogor Jawa Barat.

Saat itu, faktanya terungkap bahwa Habib Rizieq terpapar positif Covid-19.

Namun dari pihak RS UMMI tidak menyampaikan hal itu ketika ditanya awak media.

Sementara pihak FPI sendiri menyampaikan Habib Rizieq tak menderita sakit apapun.

Seperti dilansir Kembara.id dari JPNN.com, Rabu (13/1/2021), Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan Habib Rizieq Shihab sempat berbohong soal hasil swab test di RS Ummi, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Baca juga:

Viktor Laiskodat Positif Covid-19, Sempat Katakan Ingin Berhadapan dengan Covid Meski Nyawa Taruhannya

Detik-Detik Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Diikuti Panglima TNI dan Kapolri

“Kan diketahui bahwa (Habib Rizieq) sudah positif Covid-19 itu tanggal 25 November, tetapi pada 26 November itu mereka ngomong tidak ada masalah, sehat, tidak ada sakit apapun. Disebarkan melalui Front TV,” kata Andi, Selasa (12/1/2021).

Atas hal itu, penyidik menjerat Habib Rizieq dengan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

” Khusus untuk Rizieq dia lewat Front TV, sementara untuk RS Ummi kan ditanya sama media tuh waktu itu ada konferensi pers toh,” kata Andi.

Habib Rizieq Shihab, menantunya Muhammad Hanif Alatas dan Dirut RS Ummi Andi Tatat sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus tes swab di RS UMMI Bogor oleh Bareskrim Polri.

Mereka dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Brigjen Andi Rian Djajadi menegaskan, Habib Rizieq, Hanif dan Andi Tatat dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU Nomor 4 Tahun 1984.

“Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit.

  • Bagikan