Guru SMP Foto 25 ABG Tanpa Busana di Hotel hingga Tempat Terbuka, Modusnya Tak Diduga Bakal Menjebak

  • Bagikan
Guru SMP Foto 25 ABG Tanpa Busana di Hotel hingga Tempat Terbuka, Modusnya Tak Diduga Bakal Menjebak
Ilustrasi
KEMBARA.ID- Seorang guru SMP di Bojonegoro Jawa Timur ditangkap Polisi setelah aksi bejatnya terungkap.

Bukannya mengayomi siswanya, guru berinisial MH ini malah memotret bugil siswinya.

Bahkan, ada yang terpaksa harus melayani nafsu MH di ranjang.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, pelaku kerap mendokumentasikan foto-foto tak berbusana korbannya di kamar hotel, bahkan di tempat terbuka.

Baca juga:

Ahli Indonesia Klaim Temukan Obat Virus Corona, Dalam 72 Jam Ratusan Ribu Virus Lenyap dari Tubuh

TERKINI, Pasien Virus Corona Bali Meninggal, Kondisinya Mulai Memburuk Sejak 12 Juni 2020

Wanita Misterius Tumbang di Jimbaran, Sempat Terlihat Duduk Sendirian di Tempat ini

Dirinya menjalankan aksi bejatnya itu tanpa bantuan orang lain.

“Rata-rata di kamar hotel,” jelas Hendrawan dikutip dari Surya.id, Jumat (12/6/2020).

Dihadapan awak media, MH mengaku mengabadikan foto tanpa busana sebanyak 25 gadis.

Rata-rata usia mulai 15 tahun hingga 20 tahun.

Baca juga:

Waspadai Transmisi Lokal di Denpasar, 11 Pasien Positif Tertular Virus Corona dari Transmisi Lokal

Keluarga Marah, Hasil Test Pria yang Dikarantina di NTT Reaktif Hamil

Hasil Rapid Test 201 ABK di Pelabuhan Serangan, Diminta Tidak Turun dari Kapal dan Berkeliaran

Polisi baru berhasil mengidentifikasi sebanyak 18 orang.

Pengakuan MH, dirinya berhubungan badan dengan tiga korban.

Selesai melakukan sesi foto, para korbannya diberikan bayaran Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu.

Sedangkan, setiap lembar foto dijualnya seharga Rp 100 ribu.

Terkait modus, MH mengaku para korbannya diajak berkenalan via Facebook.

Setelah perkenalan, MH menawarkan korbannya untuk menjadi model foto di akun Intagramnya.

“Awalnya foto normal,” ujar Hendrawan.

Kemudian, korban dirayu menandatangani kontrak dimana, terdapat isi kontrak yang menyatakan bahwa jika foto yang dihasilkan tak sesuai maka, korban akan dikenai denda puluhan juta rupiah.

Hasil foto seluruh korban disebutnya tak bagus sehingga, para korban diancam untuk membayar denda.

  • Bagikan