Gubernur Koster: Persentase Pasien Sembuh Positif Virus Corona di Bali Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia

  • Bagikan
Gubernur Koster: Persentase Pasien Sembuh Positif Virus Corona di Bali Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia
Gubernur Bali, Wayan Koster ketika mendampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.(Tim Komunikasi Digital Gubernur Bali)
KEMBARA.ID,DENPASAR – Jumlah pasien Positif Covid – 19 di Bali, pada Senin (4/5/2020), kembali bertambah sembilan orang menjadi 271.

Pasien sembuh 159 bertambah 8 pasien, meninggal 4 orang, dan dalam perawatan 108 orang.

Pemerintah Provinsi Bali berhasil menekan angka penambahan kasus positif Covid – 19, angka kematian, dan berhasil meningkatkan jumlah pasien sembuh.

Gubernur Bali I Wayan Koster, dalam laporan perkembangan kasus Covid – 19 di Bali, menyatakan rata-rata tambahan kasus positif Covid – 19 di Bali per hari yakni tujuh orang dibanding kasus di provinsi lain di Indonesia.

Ia menilai, Provinsi Bali mampu mengendalikan penyebaran virus ini meski tidak menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

” Berbagai kebijakan dan upaya dalam penanganan COVID-19, sampai saat ini telah menunjukkan hasil yang nyata dengan memakai 3 indikator penting, yaitu, pertama, rata-rata penambahan pasien positif COVID-19 per hari, Bali sebanyak 7 orang (peringkat terendah keempat), lebih rendah daripada DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Banten, ” jelas Koster.

Ia melanjutkan, data menunjukkan bahwa pasien positif Covid-19 sebagian besar bersumber dari PMI/ABK sebanyak 54 persen, transmisi lokal Bali sebanyak 36 persen, daerah luar Bali sebanyak 7 persen, dan WNA sebanyak 3 persen.

Sedangkan kasus di provinsi lain, pasien positif sebagian besar merupakan transmisi lokal.

“Kedua, persentase kesembuhan pasien positif COVID-19 di Bali mencapai sekitar 58.67 persen, yang paling tinggi di Indonesia dan berbeda jauh daripada 9 Provinsi lainnya, bahkan jauh diatas rata-rata Nasional (16.86 persen) dan Global/Dunia (32.10 persen),” katanya.

Ia menjelaskan, di Bali, rata-rata lama perawatan pasien positif COVID-19 sampai sembuh adalah selama 13 hari, masa perawatan paling cepat selama 3 hari, dan paling lama 39 hari (untuk kasus berat).

” Ketiga, persentase pasien positif COVID-19 yang meninggal, Bali mencapai 1,48 persen paling rendah dari 9 Provinsi lainnya, bahkan jauh dibawah rata-rata Nasional (7.46 persen) dan Global/Dunia (7.04 persen). Patut dicatat bahwa dari 4 orang pasien positif yang meninggal di Bali, 2 orang merupakan WNA, 1 orang dari daerah luar Bali, dan 1 orang PMI/ABK warga Bali, ” jelasnya.

  • Bagikan