Gara-gara Uang Rp 10 Ribu, Bocah 10 Tahun Diperkosa Tetangga, Berawal dari Cuci Piring

  • Bagikan
Gara-gara Uang Rp 10 Ribu, Bocah 10 Tahun Diperkosa Tetangga, Berawal dari Cuci Piring
Ilustrasi pencabulan anak dibawha umur (Istimewa: kanalaceh.com)
KEMBARA.ID – Pihak Kepolisian dari Satreskrim polsek Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan berhasil menangkap dan mengamankan JN (53).

JN ditangkap lantaran melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Dengan imin-iming uang Rp 10 ribu, JN berhasil mengajak K (10) ke rumahnya untuk melancarkan aksi bejatnya.

Baca juga: Habib Rizieq Minta Maaf secara Terbuka, Stop Seluruh Acara FPI

Baca juga: Identitas 11 Teroris MIT Target Satgas Tinombala dan Pasukan Khusus TNI, Kapolri Perintah Tembak Mati Jika Melawan!

Baca juga: Jenguk Ibu di Rumah Sakit, HY Malah Lakukan Pelecehan Seksual Pada Pasien Lain

Baca juga: Kronologi 7 Warga Kupang Tersambar Petir, 3 Orang Tewas di Tempat

Baca juga : Suaminya Dibunuh Sang Ayah, Eka Susanti Sama Sekali Tidak Menyesal ataupun Bersedih

Bocah 10 tahun diperkosa tetangganya

Pada awalnya ia menyuruh K mencuci piring di rumahnya, K akan diberikan uang Rp 10 ribu sebagai upah mencuci piring.

Korban yang masih kecil dan tidak tahu akan diperlalkukan seperti apa langsung menuruti permintaan pelaku.

Hal ini diungkapkan oleh AKP Apromico selaku Kasat Reskrim Polres OKU Selatan.

“Karena tergiur, korban pun menurutinya dan datang ke rumah pelaku untuk mencuci piring. Namun, ketika sedang mencuci piring korban malah dibekap pelaku dari belakang,” kata Apromico dikutip dari Kompas.com.

AKP Apromico menambahkan seketika korban langsung dibawa ke kamar.

Pelaku dengan segera melakukan aksinya, bocah 10 tahun itu diperkosa oleh pelaku.

Setelah selesai, korban langsung disuruh pulang dengan membawa uang Rp 10 ribu yang diberikan pelaku.

Perbuatan ini nyatanya tidak hanya sekali dilakukan oleh pelaku.

Diungkapkan AKP Apromico, pelaku kembali melakukan pelecehan terhadap korban saat korban berada di warung.

Mendapatkan perlakuan yang bejat seperti itu, korban akhirnya buka suara dan melaporkannya kepada keluarganya.

“Kemudian ketika korban ada di warung, pelaku kembali melakukan pelecahan terhadap korban, sehingga korban melapor ke keluarganya dan pelaku langsung kita tangkap,”ujar AKP Apromico.

  • Bagikan