Gadis 17 Tahun Dibius Jadikan PSK, Ditandai dengan Tato

  • Bagikan
Gadis 17 Tahun Dibius Jadikan PSK, Ditandai dengan Tato
Ilustrasi pemerkosaan (Istimewa)
KEMBARA.ID,BRISBANE– Kepolisian berhasil membongkar perbudakaan seks gadis 17 tahun yang dibius kemudian dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Kemudian para pelaku menandai para gadis itu dengan tato.

Polisi menemukan empat gadis 17 tahun yang dibius dan dilacurkan lalu ditato khusus sebagai penanda.

Sungguh tega karena pelakunya adalah seorang pria berusia 35 tahun dan seorang wanita.

Kejadian ini terjadi di pinggiran kota Brisbane, Australia.

Kepolisian setempat masih melakukan investigasi mendalam.

Karena kemungkinan korban eksploitasi seks terhadap gadis-gadis seperti ini masih banyak.

Karena saat penggerebekan di dua lokasi properti pinggiran selatan Brisbane itu, polisi menemukan empat korban perempuan 17 tahun.

Seperti dilansir Kembara.id dari surya.co.id yang melansir AFP, kasus ini terungkap di sidang dakwaan yang melibatkan dua pelaku tersebut yang berlangsung Jumat 5 Februari 2021.

Mereka didakwa telah membius gadis 17 tahun dan menjadikan mereka PSK.

Pria ini didakwa polisi telah membius empat korban perempuan 17 tahun, menjadikan mereka properti tato dan diperbudak seks untuk melayani lelaki hidung belang.

Kaki tangan pria ini adalah wanita yang bersamanya yang telah menjalani dakwaan dalam persidangan.

Kepolisian setempat pun berterima kasih karena kasus ini bisa terbongkar berkat laporan masyarakat.

Anggota polisi juga bekerja keras membongkar kasus ini.

“Investigasi masih berlangsung, tetapi gadis-gadis itu sekarang aman berkat informasi dari masyarakat dan kerja keras petugas kami,” kata Inspektur Detektif Kepolisian Queensland, Juliet Hancock, dikutip dari surya melansir dari AFP.

Polisi berharap para korban yang mengalami tindakan serupa bisa melaporkan.

Karena saat penggerebekan dan investigasi, polisi juga menemukan rekaman rahasia para korban perempuan 17 tahun yang melakukan hubungan seks dengan pria.

Polisi terkejut dengan bukti-bukti kejahatan yang ditemukan di lokasi penggerebekan.

“Investigasi ini jadi mengejutkan ketika anda dihadapkan dengan aspek-aspek itu, gadis muda yang rentan direkrut, dibius, dilacurkan dan ditato, itu cukup menghebohkan,” katanya. (*)

  • Bagikan