Gadis 15 Tahun Dipukul & Diseret ke Kebun Tebu, Wayan Winaya: Berawal dari Pesta Miras

  • Bagikan
Gadis 15 Tahun Dipukul & Diseret ke Kebun Tebu, Wayan Winaya: Berawal dari Pesta Miras
Ilustrasi pencabulan anak dibawha umur (Istimewa: kanalaceh.com)
KEMBARA.ID – Aksi bejat yang dilakukan Basuki Ari Prasetyo (26) membawanya mendekam di balik jeruji besi.

Basuki nekat mencabuli gadis belia 15 tahun setelah mengajak gadis malang itu pesta miras bersama temannya.

Peristiwa itu terjadi pada 8 November 2020 lalu.

Baca juga: Soal Jenazah 6 Pengawal Habib Rizieq Shihab, Begini Tuntutan FPI Kepada Polisi

Baca juga: Jasa Marga Ungkap Kondisi CCTV di Lokasi Penembakan 6 Pengawal Habib Rizieq

Dilansir dari Detik.com, pelaku yang berasal dari Kecamatan Jogorogo, Ngawi itu disebut pada awalnya mengajak korban untuk pesta miras. Kemudian pelaku memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.

Hal itu diungkapkan oleh AKBP I Wayan Winaya selaku Kapolres Ngawi.

Ia menyebut korban pada awalnya bekerja di sebuah warung, lalu diajak oleh pelaku.

“Semula memang ada pesta miras, setelahnya korban dipaksa melayani nafsu bejat pelaku tetapi korban menolak,” ujar Wayan Winaya dilansir dari Detik.com, Senin (7/12/2020)

Kemudian lanjut Winaya, korban dipukuli lalu diseret ke kebun tebu oleh pelaku.

“Korban dipukul dengan tangan hingga memaksa korban, menyeret ke kebun tebu,” ujarnya

Saat dibekuk pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Ngawi, pelaku mengakui perbuatannya.

I Gusti Agung Ananta selaku Kasat Reskrim Polres Ngawi, mengatakan pelaku dijerat UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan terhadap anak.

“Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara. Maksimal 15 tahun penjara,” terangnya.(*)

  • Bagikan