Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Akan Dipasang Barcode, Apa Fungsi Barcode Dalam Vaksin?

  • Bagikan
Erick Thohir: Vaksin Covid-19 Akan Dipasang Barcode, Apa Fungsi Barcode Dalam Vaksin?
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Istimewa/jawapos)
KEMBARA.ID – Pandemi covid-19 yang melanda dunia saat ini belum juga “surut” di beberapa negara.

Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak Covid-19.

Hingga saat ini, pemerintah masih melakukan upaya-upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan berbagai cara.

Mulai dari kampanye penerapan protokol kesehatan seperti mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan hingga menyiapkan vaksin untuk disuntikkan bagi warga.

Baca juga: Gara-gara Uang Rp 10 Ribu, Bocah 10 Tahun Diperkosa Tetangga, Berawal dari Cuci Piring

Baca juga: Identitas 11 Teroris MIT Target Satgas Tinombala dan Pasukan Khusus TNI, Kapolri Perintah Tembak Mati Jika Melawan!

Baca juga: Jenguk Ibu di Rumah Sakit, HY Malah Lakukan Pelecehan Seksual Pada Pasien Lain

Baca juga: Kronologi 7 Warga Kupang Tersambar Petir, 3 Orang Tewas di Tempat

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut saat ini pemerintah sudah menyiapkan vaksin.

Ia menyebut vaksin Covid-19 akan dipasang barcode.

Erick mengatakan vaksin Covid-19 yang dipesan pemerintah terjamin kualitasnya, hal ini lantaran vaksin tersebut diklaim sudah terdaftar di WHO

Apa fungsi barcode pada vaksin covid-19 tersebut?

Erick Thohir dalam sebuah webinar pada Selasa (01/12/2020) lalu menyebut Barcode tersebut berfungsi untuk pendataan masyarakat yang akan divaksin.

“Kami sampaikan sejak awal sampai akhir kami juga memastikan di sini ada barcode, data detail siapa yang akan disuntik seperti (data) pemilu. Dalam satu kotak ada nama dan alamat karena suntik dua kali,” ujar Erick dilansir dari Kompas.com

Diuraikannya, vaksin covid-19 akan dibagi ke dalam dua kategori yakni vaksin bantuan pemerintah dan vaksin mandiri.

Vaksin bantuan dari pemerintah jelas Erick Thohir akan diperuntukan bagi TNI, Polri, Tenaga Kesehatan serta para petugas yang langsung berhadapan dengan pasien Covid-19.

Sementara vaksin mandiri diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori mampu.

Untuk kategori ini, pemerintah telah menugaskan Kementerian BUMN dalam proses distribusinya.

  • Bagikan