Dilarang Mudik, Fenomena Sembunyi di Bagasi Kian Marak, Hati-hati Nyawa Melayang!

  • Bagikan
Dilarang Mudik, Fenomena Sembunyi di Bagasi Kian Marak, Hati-hati Nyawa Melayang!
YT (60) warga Dusun Cisomang Tengah, Desa Cisomang Barat, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat ditemukan meninggal di dalam bagasi bus Primajasa. (notif.id)
KEMBARA.ID- Pemerintah Indonesia telah resmi melarang warga mudik untuk menekan penyebaran virus corona (covid-19).

Hal itu ditegaskan melalui Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Meski begitu, tak menyurutkan niat nekat para pemudik untuk mengunjungi kampung halaman.

Teranyar, kian marak fenomena penumpang bersembunyi di bagasi bus.

Namun, belum banyak orang yang memahami bahaya berada dalam jangka waktu lama di dalam bagasi.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu menegaskan, oksigen didalam bagasi sangat terbatas karena kondisinya yang tertutup.

Kondisi tersebut sangat membahayakan bagi manusia dengan jangka waktu lama.

Tak hanya itu, emisi gas buang dari kendaraan juga sangat mungkin masuk ke dalam area bagasi dan sangat membahayakan jika dihirup oleh manusia.

“Pasti pengap,” kata Jusri.(*)

  • Bagikan