Darah 6 Jenasah Laskar FPI Menetes di Tikar, Haikal: Saya Ikut Manggul Hingga Kubur

  • Bagikan
Darah 6 Jenasah Laskar FPI Menetes di Tikar, Haikal: Saya Ikut Manggul Hingga Kubur
Ambulans pengangkut jenasah laskar FPI dan penceramah Haikal Hassan. Foto/detiknews/suara.com
KEMBARA.ID, JAKARTA-Jenasah enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang wafat diduga ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek Senin (7/12) dini hari telah dimakamkan Rabu (9/12) kemarin.

Fakta baru terungkap sebelum dimakamkan.

Penceramah Haikal Hassan, menemukan fakta fakta, darah masih tercecer dari jenasah korban laskar FPI.

Hal ini terlihat saat dirinya turut mengangkat jenasah. Ia memanggul jenasah hingga ke liang lahat.

“Kami baru selesai menguburkan. Darah masih menetes. Saya yang ikut manggul jenazah sampai ke kubur,” kata Haikal dikutip dari akun Twitternya, Rabu (09/12/2020) seperti dilansir kembara.id dari suara.com.

Kesaksian penceramah Haikal Hassan tersebut menanggapi kicauan Dahnil Anzar Sumanjuntak yang juga angkat bicara terkait tragedi kemanusian itu.

Saat itu, Dahnil Azar mengangkat tentang hilangnya nyawa manusia. Ia mengajak semua berduka dan mendoakan yang terbaik bagi mereka.

” Manusia bernurani. Siapa pun, apa pun itu, tidak ada yang pantas bergembira atas hilangnya nyawa manusia.

Berduka dan mendoakan yang terbaik adalah laku manusia beradab,” kata Dahnil.

Haikal Hassan kembali bersaksi terkait kondisi jenasah saat hendak di makamkan.

Menurut dia, darah masih berbekas dan bertanda di tikar.

Ia juga sempat menyentuh darah itu.

“Saya menyentuh darah itu, ini jadi penjelasan balasan twit bang Dahnil yang saya buat.

Ada video yang saya ambil soal ini,” kata Haikal.

Video yang dimaksud Haikal, diunggah oleh akun Twitter @Lelaki5unyi.

Dalam video tampak tetesan darah yang diklaim berasal dari korban penembakan.

Untuk diketahui, enam jenasah laskar FPI telah dimakamkan Rabu (9/12) pagi. Lima jenasah di makamkan di Bogor,, dan satu jenasah di Jakarta Barat.

Lima jenazah yang dimakam di Bogor yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20). Satu jenasah atas nama Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Jakarta Barat. (*)

  • Bagikan